Tujuh Hal yang Perlu Diketahui Tentang Ubur-ubur | Breaktime
Tujuh Hal yang Perlu Diketahui Tentang Ubur-ubur
14.08.2016

Pulau Ubur-ubur di Taman Nasional Komodo, provinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan destinasi yang tepat bagi B'timers apabila ingin berinteraksi langsung dengan biota laut berbentuk payung berumbai ini.

Ubur-ubur atau jellyfish merupakan hewan laut tanpa tulang belakang yang bergerak aktif dengan warna tubuh bening, beberapa di antaranya bahkan kadang transparan atau seperti tembus pandang di dalam laut.

Meski tampak lucu dan menggemaskan, namun B'timers harus waspada karena hewan laut satu ini bisa mengakibatkan gatal-gatal pada kulit apabila tersentuh langsung. Beberapa jenis di antaranya bahkan bisa mengakibatkan hal yang fatal, seperti gagal jantung dan kematian.

Berikut beberapa hal yang perlu B'timers ketahui tentang ubur-ubur.

  • Hampir sebagian besar jenis ubur-ubur hidup di laut atau danau dengan air payau, namun beberapa jenis ubur-ubur juga ditemukan di air tawar. Menurut penelitian, hewan ini sudah ada sejak 650 juta tahun lalu.
  • Ubur-ubur bukan spesies ikan, sehingga banyak anggapan yang keliru tentang hewan ini. Beberapa kalangan di Amerika Serikat menyebut ubur-ubur sebagai sea jellies, bukan jellyfish.
Tujuh Hal yang Perlu Diketahui Tentang Ubur-ubur | Breaktime
Penampakan ubur-ubur yang berenang di siang hari
  • Hewan ini umumnya hidup berkelompok, disebut dengan istilah bloom atau swarm. Ubur-ubur tidak memiliki sistem pernafasan karena kulit yang sangat tips. Oksigen didapat melalui hasil difusi. Ubur-ubur juga tidak memiliki sistem otak atau saraf pusat.
  • Lebih dari 90% komposisi tubuh ubur-ubur terdiri dari air. Bentuknya menyerupai payung dengan bagian luar (permukaan atas) disebut mesoglea dan jaringan dalam disebut dengan bel.
  • Ubur-ubur memiliki sistem reproduksi yang unik, yaitu jenis kelamin laki-laki maupun perempuan akan melepaskan sperma dan telur ke dalam air di sekitarnya, kemudian telur yang telah dibuahi akan tumbuh menjadi organisme baru.
  • Beberapa jenis ubur-ubur memiliki racun yang mematikan. Setiap tentakel memiliki sekitar 500.000 harpun sindasites yang berbentuk jarum untuk menyuntikkan bisa ke korban. Tercatat setidaknya telah terjadi 5.568 kematian akibat serangan ubur-ubur di seluruh dunia sejak tahun 1954.
  • Spesies terbesar dari hewan ini adalah ubur-ubur bersurai singa (the lion’s mane jellyfish). Ubur-ubur jenis ini merupakan salah satu hewan terpanjang dan terbesar yang memiliki bel (tubuh) dengan diameter 2,3 meter dan tentakel mencapai 36,5 meter.

Kini, B’timers jadi kenal lebih dekat dengan ubur-ubur, kan? (za)

Share This Article