Tips Mengelola Keuangan Saat Traveling ke Luar Negeri | Breaktime
Tips Mengelola Keuangan Saat Traveling ke Luar Negeri
18.07.2015

Salah satu hal terpenting dalam sebuah perjalanan, terutama perjalanan ke luar negeri, adalah kebutuhan akan uang tunai. Setiap traveler tentu memiliki cara dan trik sendiri bagaimana mendapatkan dan mengelola uang tunai di negara destinasi.

Berikut beberapa tips bagaimana mengelola uang bagi B'timers yang baru pertama kali ke luar negeri atau berencana pergi ke negara baru yang mata uangnya kurang familiar:

1. Bawa uang tunai secukupnya

Kata "cukup" memang relatif, namun setidaknya bawalah uang tunai sesuai mata uang negara tujuan yang bisa digunakan untuk melakukan pembayaran Visa On Arrival (bila diperlukan), membeli benda-benda penting di bandara (misalnya SIM card perdana di negara yang bersangkutan), atau membayar bus dan taksi bandara. 

2. Simpan di tempat berbeda

Bila memang terpaksa harus membawa banyak uang tunai, usahakan simpan di tempat terpencar-pencar, misalnya di tas koper yang telah terkunci, dompet, saku bagian dalam, atau tempat-tempat tersembunyi lainnya. Hal ini untuk antisipasi bila sewaktu-waktu kita kehilangan tas, koper, dompet, atau benda-benda penting lainnya, kita masih memiliki uang tunai di tempat-tempat rahasia tersebut.

3. Manfaatkan ATM

Hampir di tiap bandara, stasiun, dan terminal di suatu negara terdapat ATM. Banyak keuntungan mengambil uang dari ATM, salah satunya kita tak perlu ribet membawa uang tunai dalam jumlah besar. Perlu dicatat bahwa tiap penarikan tunai di ATM luar negeri biasanya dikenakan charge tambahan, sekitar 2-3 USD per tarikan. Usahakan mengambil uang dalam jumlah cukup banyak daripada mengambil sedikit tapi berulang-ulang. Bisa juga dengan mencari ATM dari bank yang sudah bekerja sama dengan bank di Indonesia sehingga tidak dikenakan charge tambahan.

4. Bijak pakai kartu kredit

Kartu kredit sangat penting saat kita melakukan perjalanan di luar negeri. Kartu ini bisa digunakan sebagai pembayaran hotel, maskapai, hingga belanja. Namun penggunaan kartu kredit harus bijak karena ada kesan kita "tidak mengeluarkan uang tunai" ketika melakukan aktivitas "gesek".

5. Siapkan emergency money

Emergency money berfungsi dalam situasi darurat, misalnya kehilangan dompet di jalan. Jumlahnya tak perlu besar, minimal cukup untuk sampai ke tempat pertolongan seperti kantor polisi, kedutaan, atau rumah sakit di mana kita bisa mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Adapun mata uangnya sesuaikan dengan destinasi yang dituju, misalnya Rupiah saat traveling di Indonesia, AUD saat jalan-jalan di Australia dan Selandia Baru, dan USD saat berlibur di Indochina (Myanmar, Laos, Kamboja, Vietnam).

Share This Article