Thailand Berkabung, Traveler Perhatikan Hal Ini | Breaktime
Thailand Berkabung, Traveler Perhatikan Hal Ini
18.10.2016

Apakah B'timers ada yang berencana liburan ke Thailand dalam waktu dekat ini? Kabar wafatnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej sedikit banyak tentu menimbulkan pertanyaan, apakah Negeri Gajah Putih tetap aman dikunjungi?

Raja Bhumibol wafat di usia 88 tahun pada Kamis 13 Oktober 2016 kemarin. Ia merupakan pemimpin kerajaan dengan periode kekuasaan selama 70 tahun. Karena kondisi kesehatannya yang memburuk, Raja bergelar Rama IX itu sudah absen dari penampilan publik dalam setahun terakhir.

Pasca wafatnya Raja Bhumibol, pewaris tahta adalah Putra Mahkota, Maha Vajiralongkorn (64 tahun). Namun pergantian tahta tetap memerlukan waktu dan saat ini Thailand masih dalam kekuasaan junta militer yang dipimpin Perdana Menteri Prayut Chan-ocha.

Thailand Berkabung, Traveler Perhatikan Hal Ini | Breaktime
Floating Market di Bangkok, salah satu destinasi wisata belanja di ibukota Thailand

Kedutaan besar di Thailand telah menyarankan wisatawan untuk menghormati perasaan rakyat Thailand yang sedang berkabung menyusul kematian Raja Bhumibol yang dianggap sebagai figur ayah di negeri Gajah Putih.

Pemerintah Thailand telah menyatakan satu tahun periode berkabung resmi dan meminta warga Thailand untuk memakai pakaian hitam dan menghindari "pesta" dan "perayaan" lainnya selama 30 hari.

Meskipun dalam periode berkabung, PM Prayut Chan-ocha telah meminta pelayanan masyarakat dan wisatawan seperti kantor imigrasi, bandara, dan hotel tetap buka namun dibatasi. Kantor Luar Negeri Inggris mengeluarkan travel advisory kepada mereka yang bepergian ke Thailand untuk menghormati dan peka terhadap rakyat Thailand.

Thailand Berkabung, Traveler Perhatikan Hal Ini | Breaktime
Pusat perbelanjaan di Bangkok yang selalu ramai dengan wisatawan lokal dan asing

Thailand merupakan negara dengan kunjungan wisatawan asing terbesar di Asia Tenggara. Pantai dan pulau-pulau tropis, keindahan kuil-kuil Buddha, dan surga belanja menjadi magnet wisatawan datang ke Negeri Gajah Putih. Tahun ini, Thailand mematok target kunjungan 33 juta wisatawan.

Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) pada 14 Oktober 2016 mengumumkan bahwa Thailand kini dalam periode resmi berkabung, namun TAT menegaskan bahwa wisatawan bisa tetap melakukan perjalanan ke Thailand.

Thailand Berkabung, Traveler Perhatikan Hal Ini | Breaktime
Taman bergaya Eropa di Pattaya, Silverlake Vinneyard

Berikut beberapa poin yang harus diperhatikan oleh wisatawan selama periode berkabung di Thailand.

  • Banyak orang Thailand akan mengenakan pakaian hitam atau putih sebagai tanda berkabung. Wisatawan asing tidak diwajibkan mengikuti hal ini, tetapi diharapkan memakai pakaian sopan dan tertutup di depan umum. Wisatawan juga harus menahan diri dan tidak melakukan perilaku yang tidak pantas atau tidak sopan.
  • Sejumlah tempat wisata akan buka seperti biasa dengan beberapa pengecualian seperti Wat Phra Kaeo (Temple of the Emerald Buddha) dan Grand Palace, karena lokasi-lokasi ini akan menjadi tempat dari Pemakaman Kerajaan.
Thailand Berkabung, Traveler Perhatikan Hal Ini | Breaktime
Wat Arun di Bangkok tetap dibuka selama periode berkabung Thailand
  • Pemerintah Thailand telah meminta kerja sama tempat hiburan seperti bar dan klub malam untuk mempertimbangkan pembukaan operasi bisnis mereka selama periode berkabung. Keputusan akan dibuat oleh pemilik perorangan.
  • Sebagian besar acara tradisional dan budaya akan berlangsung seperti biasa, meskipun perayaan dapat diubah sebagai tanda penghormatan atau didedikasikan untuk mengenang Raja Bhumibol.
  • Semua sarana transportasi, institusi bank, rumah sakit dan pelayanan publik lainnya akan beroperasi seperti biasa. Pihak berwenang terkait telah meningkatkan langkah-langkah keselamatan dan keamanan bagi semua warga Thailand dan wisatawan untuk memfasilitasi mereka bepergian di seluruh negeri. (za)

Share This Article