Serunya Berjalan di Torii di Fushimi Inari Kyoto | Breaktime
Serunya Berjalan di Torii di Fushimi Inari Kyoto
28.11.2016

Setiap traveling ke sebuah destinasi, pastilah ada satu lokasi "wajib dikunjungi" sekaligus ikon tempat tersebut, seperti Patung Merlion di Singapura atau Menara Kembar di Kuala Lumpur.

Demikian pula Kyoto. Saat saya berkunjung ke kota yang baru saja mendapat gelar sebagai "kota paling fotogenik di dunia", satu destinasi yang tak akan saya lewatkan tentu saja Fushimi-inari Taisha atau biasa disebut Fushimi Inari.

Apa yang istimewa dan identik dari tempat ini? Tak lain adalah gerbang berwarna oranye kemerahan yang disebut torii. Ada ribuan torii di Fushimi Inari, dari yang berukuran raksasa hingga setinggi kepala manusia dan berjajar membentuk lorong yang sangat panjang.

Serunya Berjalan di Torii di Fushimi Inari Kyoto | Breaktime
Inilah salah satu bangunan kuli yang ada di depan Fushimi Inari

Fushimi Inari sebenarnya adalah sebuah kuil Shinto seperti halnya kuil-kuil lainnya di Jepang. Namun kuil ini termasuk yang paling utama dan didedikasikan pada Dewa Inari atau Dewa Padi menurut kepercayaan orang Jepang.

Selain ribuan torii, satu lagi yang identik dari kuil ini adalah banyaknya patung rubah. Hewan ini memang menjadi simbol penting sebagai pengantar Inari atau yang dalam bahasa Jepang disebut kitsune.

Sebelum masuk ke area utama dari kuil Fushimi Inari, wisatawan bisa menikmati sejumlah kuliner khas Jepang seperti takoyaki, okonomiyaki, dan sebagainya. Selain makanan, di kiri kanan jalan juga banyak penjual souvenir khas Fushimi Inari.

Serunya Berjalan di Torii di Fushimi Inari Kyoto | Breaktime
Gerbang yang identik dengan Torii dan patung rubah

Wisatawan tidak dipungut biaya saat memasuki area kuil Fushimi Inari, namun wisatawan bisa melakukan donasi dengan membeli papan kecil yang bisa ditulis doa dan harapan tertentu.

Karena sudah tak sabar menuju lorong ribuan Inari, saya pun langsung berjalan ke arah belakang kuil. Di sini terdapat dua jalur yang tertutup ribuan torii di kiri kanan. Jalur ini bisa menuju ke puncak bukit Inari dengan waktu tempuh perjalanan naik dan turun sekitar tiga jam.

Tidak perlu khawatir tersesat karena wisatawan tinggal mengikut jalur yang sudah ada. Di setiap persimpangan pun terdapat denah atau peta yang menunjukkan lokasi wisatawan berada.
 

Serunya Berjalan di Torii di Fushimi Inari Kyoto | Breaktime
Fishimi Inari dengan hutan bambu yang tak kalah dengan di Arashiyama

Tips

Datanglah sepagi mungkin ketika suasana belum terlalu ramai oleh turis sehingga lebih leluasa berfoto tanpa gangguan ramainya pengunjung. Namun apabila suasana sudah sangat ramai, carilah jalur torii di bagian atas bukit karena lokasi ini relatif lebih sepi.

Karena Fushimi Inari merupakan kuil Buddha, maka wisatawan diwajibkan memakai baju tertutup atau sopan. Tersedia air minum gratis pada sebuah ruangan di depan pintu keluar. Di tempat ini juga ada free wifi. Jadi tak perlu khawatir karena kamu bisa segera mengupload foto-foto keren di media sosial.

Serunya Berjalan di Torii di Fushimi Inari Kyoto | Breaktime
Cicipi Takoyaki setelah Anda puas berkeliling, ya, B’timers?

Menuju Fushimi-Inari

Cara paling mudah -dan murah- menuju Fushimi Inari adalah naik bis kota dari Kyoto Station. Ambil jalur 5 dan turun di Fushimi Inari. Selain itu B’timers juga bisa naik kereta jalur JR Line, turun di stasiun Fushimi Inari. (ZA)



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE