Perhatikan 10 Hal Ini Saat Kunjungi Angkor Wat | Breaktime
Perhatikan 10 Hal Ini Saat Kunjungi Angkor Wat
03.11.2016

Traveling ke Kamboja tentu tak akan lepas dari Angkor Wat, kompleks candi terbesar di dunia yang juga masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

Angkor Wat merupakan destinasi wisata paling populer di Kamboja. Situs yang dibangun periode abad ke-9 sampai 14 ini dikunjungi sampai 2,1 juta wisatawan asing per tahunnya.

Kompleks Angkor Wat sendiri terdiri dari sejumlah candi, beberapa di antaranya tinggal reruntuhan, sedang direnovasi, dan ada pula yang masih tetap dipakai sebagai tempat ibadah umat Buddha.

Saat B'timers berkunjung ke Angkor Wat untuk menikmati kejayaan masa lalu Kerajaan Khmer, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini.

Perhatikan 10 Hal Ini Saat Kunjungi Angkor Wat | Breaktime
Terdapat sejumlah aturan yang harus ditaati wisatawan saat berkunjung ke Angkor Wat

Berpakaian sopan dan tertutup

Karena komplekss Angkor Wat merupakan candi Buddha yang juga masih digunakan untuk kegiatan keagamaan dan peribadatan, maka wisatawan disarankan untuk mengenakan pakaian sopan, berlengan, dan tidak memakai celana pendek di atas lutut.

Bangunan candi rawan runtuh

Struktur bangunan Angkor Wat sudah berusia lebih dari 500 tahun, beberapa bagian di antaranya sangat rawan roboh. Karena itu wisatawan dilarang menyentuh atau bersandar di dinding candi, duduk-duduk, dan mencorat-coret bangunan candi.

Dilarang bersuara keras

Karena Angkor Wat merupakan bangunan sakral, pengunjung dilarang berteriak-teriak atau bersuara keras karena hal itu bisa mengganggu pengunjung lain yang beribadah. Bersuara keras juga dianggap tabu pada kultur masyarakat lokal Kamboja.

Perhatikan 10 Hal Ini Saat Kunjungi Angkor Wat | Breaktime
Salah satu pintu gerbang kompleks candi Angkor Wat

Dilarang masuk area konservasi

Sejumlah kawasan di Angkor Wat saat ini sedang dalam proses konservasi, karena itu wisatawan dilarang memasuki kawasan-kawasan sedang dipugar. Wisatawan juga dilarang naik ke reruntuhan candi.

Dilarang merokok

Angkor Wat juga telah menjadi anggota WHO sejak tahun 2012 sehingga aktivitas merokok dilarang di semua kawasan candi. Pengunjung juga wajib membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Tak heran, suasana di Angkor Wat terasa sangat bersih dan segar, terutama di pagi dan siang hari.

Dilarang memberi permen dan uang pada anak-anak

Pengelola Angkor Wat menghimbau kepada wisatawan untuk tidak memberi uang atau permen kepada anak kecil yang meminta-minta di kawasan candi. Pengunjung bisa memberi donasi pada lembaga resmi yang ditunjuk pengelola candi.

Perhatikan 10 Hal Ini Saat Kunjungi Angkor Wat | Breaktime
Sisa-sisa dan reruntuhan bangunan candi di kompleks Angkor Wat

Biksu

Hampir sama dengan kuil-kuil di Thailand, B'timers akan sering bertemu Biksu di Angkor Wat. Wisatawan dilarang berfoto -atau selfie- bersama Biksu karena mereka adalah golongan yang dimuliakan dan dihormati. Wisatawan perempuan juga dilarang terlalu dekat dengan Biksu.

Makanan dan minuman

Tidak ada penjual makanan (asongan) di dalam area candi Angkor Wat, karena itu B'timers bisa mempersiapkan bekal secukupnya, terutama air mineral. Stand-stand makanan, minuman, dan souvenir biasanya bisa ditemui di sekitar tempat parkir dan sebelum pintu masuk candi.

Dalam pantauan CCTV

Di tiap sudut candi telah dipasang CCTV, karena itu tindakan keras akan dilakukan pada pengunjung yang merusak, mengotori, atau berkelakuan tidak pantas di area candi Angkor Wat.

Video dan drone

Khusus untuk pembuatan film dan akses drone -terutama untuk kepentingan komersial- pengelola melarangnya namun bisa memberikan ijin apabila pengunjung melakukan konfirmasi terlebih dahulu. (za)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE