Penting, Ini Teknik Dasar Free Diving Yang Benar | Breaktime
Penting, Ini Teknik Dasar Free Diving Yang Benar!
14.04.2017

Bagi B'timers penggemar wisata bawah laut, aktivitas free diving atau berenang bebas sudah bukan hal asing yang dilakukan untuk menikmati keindahan bawah laut Nusantara.

Free diving memang relatif lebih mudah dilakukan karena tidak memerlukan peralatan yang lengkap seperti scuba diving. Namun, tetap diperlukan teknik dan keahlian khusus untuk melakukan free diving.

Pada dasarnya, free diving merupakan perpaduan antara aktivitas berenang, menyelam, menahan nafas, dan mengatur ketenangan alias rileks. Pemilihan lokasi juga sangat penting saat melakukan aktivitas ini.

Penting, Ini Teknik Dasar Free Diving Yang Benar | Breaktime
Menjaga pernafasan dan kadar oksigen sangat penting saat free diving

Pilihlah lokasi free diving dengan kedalaman sekitar lima meter dengan kondisi arus yang tenang dan ombak tak terlalu besar. Hindari melakukan free diving dengan kedalaman lebih dari lima meter karena tekanan udara di dalam laut berbeda dengan permukaan.

Salah satu alat yang sangat penting untuk free diving adalah kaki katak atau fins. Gunakan kaki katak yang panjang karena membantu mempercepat laju dan tidak mengeluarkan banyak energi bila dibandingkan kaki katak yang pendek.

Hal penting lainnya saat berenang tanpa peralatan di laut adalah memperkirakan kadar oksigen yang dimiliki tubuh. Dalam kondisi normal, kadar oksigen akan berkurang hingga satu persen dalam satu menit, semakin lama di dalam laut maka kadar oksigen pun makin menipis.

Penting, Ini Teknik Dasar Free Diving Yang Benar | Breaktime
Lombok bisa menjadi destinasi pilihan untuk belajar free diving

Saat kadar oksigen mencapai 50 persen bisa menyebabkan pingsan. Oleh sebab itulah, bagi pemula diharuskan ditemani oleh seorang instruktur atau teman yang sudah berpengalaman saat melakukan free diving.

Bagi pemula, penting untuk melakukan latihan terlebih dulu di perairan yang dangkal atau tak terlalu jauh dari pantai. Usahakan untuk langsung "terjun" ke laut karena komposisi air laut berbeda dengan air tawar atau kolam renang.

Destinasi yang dituju juga berperan penting dalam aktivitas free diving. Pilihlah tempat-tempat yang terkenal ramah untuk wisata laut, seperti Karimun Jawa, Bali, dan Lombok. Perhatikan pula prediksi cuaca dan pilih periode-periode aman sekitar bulan April hingga Oktober.

Tips-tips tersebut dijamin akan membuat free diving lebih aman dan Anda bisa menikmati alam bawah laut Indonesia dengan tenang. Jangan lupa untuk membawa kamera underwater sebagai alat mengabadikan momen belajar atau benar-benar melakukan free diving. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE