3 Tips Mudik Penting dengan Motor atau Mobil Pribadi | Breaktime
Mudik dengan Motor atau Mobil Pribadi? Perhatikan 3 Faktor Ini
14.07.2015

Bulan Ramadan sudah mendekati akhir dan Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari. Sebagian besar masyarakat Indonesia pun mulai bersiap untuk pulang kampung alias mudik.

Semua moda transportasi dipakai masyarakat Indonesia untuk mudik, baik darat, laut, dan udara. Penggunaan mobil dan motor pribadi untuk mudik Lebaran terus meningkat dari tahun ke tahun, tak terkecuali Lebaran tahun ini.

Ada3 faktor penting yang harus diperhatikan pemudik sebelum mengendarai mobil atau motor pribadi untuk pulang kampung, antara lain:

1. Faktor manusia

  • Kondisi fisik

Pastikan fisik dalam kondisi bugar. Hindari mengemudi saat badan kurang fit bahkan sakit. Ketika kondisi tidak fit, konsentrasi akan turun dan berpotensi menyebabkan masalah di perjalanan.

Istirahat cukup

Sebelum berkendara, terutama perjalanan jauh, pastikan B'timers sudah istirahat atau tidur cukup selama 6 sampai 8 jam sehari sebelumnya.

  • Jaga emosi

Macet, antrian panjang, dan hal-hal tidak menyenangkan lainnya selama perjalanan akan memicu stres. Kendalikan emosi selama di perjalanan agar fisik tetap bugar dan konsentrasi terjaga.

  • Taat lalu lintas

Selalu perhatikan dan taati setiap rambu lalu lintas, petunjuk dan marka jalan sepanjang jalur mudik. Saat mudik biasanya terdapat banyak pengalihan jalur kendaraan dan hal-hal tak terduga lainnya.

  • Kuasai kendaraan

Banyak kecelakaan terjadi karena pengemudi kurang menguasai teknik mengemudikan kendaraan. Pastikan Anda menguasai jenis mobil atau motor yang digunakan untuk perjalanan mudik.

2. Faktor kendaraan

  • Cek kondisi

Sebelum berangkat mudik, pastikan mobil atau motor sudah diservis untuk menghindari kerusakan sekecil apa pun. Periksa ulang hal-hal detail sebelum keberangkatan, seperti bahan bakar, tekanan angin pada ban, kualitas rem, kopling, oli, air radiator, dan sebagainya.

  • Lengkapi surat-surat

Pastikan membawa surat-surat penting seperti SIM dan STNK. Khusus untuk STNK, cek dan pastikan pajak kendaraan sudah terbayar.

  • Hindari beban berlebih

Tak sedikit pemudik yang membawa barang hingga melebihi kapasitas. Selain mengurangi kenyamanan, membawa barang secara berlebihan juga memberi beban lebih untuk kinerja mobil, terutama untuk perjalanan panjang.

  • Safety drive

Selalu utamakan keselamatan dalam perjalanan. Pegang setir dengan kedua tangan, gunakan handsfree saat menjawab telepon, dan gunakan AC mobil secara bijak dan hemat.

3. Faktor lain

  • Obat-obatan

Jangan lupa untuk selalu menyediakan obat-obatan pribadi (bila diperlukan), obat luka luar, serta obat gosok untuk mengurangi capek dan pegal.

  • Peta

Saat ini sudah banyak aplikasi peta digital lengkap dengan jalur alternatif selama mudik yang membantu kita menghindari jalur-jalur rawan macet.

  • Nomor penting

Simpan dan catat nomor penting di handphone atau buku kecil, seperti nomor rumah dan kerabat, kantor polisi, rumah sakit, atau layanan jalan tol pada rute mudik yang dilalui.

  • Uang receh atau pecahan kecil

Benda ini kerap dianggap remeh, tapi sangat berguna dan menghindarkan kita dari kerepotan saat bayar parkir, toilet, atau keperluan lain di perjalanan.

  • Jadwal istirahat

Cek kembali rute yang akan dilalui dan tentukan tempat istirahat selama di perjalanan. Bisa di SPBU, tempat ibadah, atau posko-posko yang tersebar di sepanjang jalur mudik.

Selamat mudik, B'timers. Semoga mudik tahun ini berkesan dan diberi kelancaran untuk berkumpul dengan keluarga tercinta di kampung halaman.

Share This Article