Mendaki Dengan Sandal Gunung, Boleh Nggak Ya? | Breaktime
Mendaki Dengan Sandal Gunung, Boleh Nggak Ya?
04.02.2017

Saat akan mendaki gunung, banyak hal yang tentu akan B’timers siapkan. Mulai dari barang-barang yang diperlukan, perlengkapan mendaki, sampai dengan kekuatan fisik. Semua hal harus dipersiapkan secara matang dan teliti. Saat ini sudah banyak anak-anak muda yang sedang hobi mendaki. Tetapi, banyak juga yang tidak mengerti tentang aturan mendaki yang sebenarnya.

Untuk menjadi pendaki profesional, Anda tidak bisa sembarangan. Salah satunya adalah perlengkapan yang dipakai untuk mendaki. Usahakan untuk memakai pakaian yang nyaman agar pendakian Anda tetap berjalan lancar. Mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki harus Anda lindungi dengan sempurna. Ini karena medan di gunung sebagian besar adalah hutan belantara dengan kondisi yang masih benar-benar alami.

Anda bisa pakai beanie untuk menjaga kepala tetap hangat. Lalu, pakai baju lengan panjang untuk melindungi tangan dari tanaman-tanaman liar atau binatang. Nah, untuk bagian kaki terserah Anda sih mau pakai celana panjang atau celana pendek, tetapi akan lebih aman menggunakan celana panjang. Untuk menyempurnakan keamanan Anda selama mendaki gunung, sepatu gunung adalah solusi paling pas.

Mendaki Dengan Sandal Gunung, Boleh Nggak Ya? | Breaktime
Mendaki dengan sandal gunung nggak disarankan, sih. (Photo by Google)

Memakai sepatu gunung sudah jelas akan membuat kaki Anda sangat terlindungi dari bahaya gigitan binatang, tersandung batu, lumpur, atau bahkan tanaman-tanaman liar yang akan membuat kaki cedera. Tetapi, nggak sedikit juga para pendaki yang memakai sandal gunung.

Apakah sandal gunung aman digunakan saat mendaki? Sama halnya dengan yang lain, sandal gunung memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan sandal gunung adalah lebih ringan, mudah dibawa, lebih praktis di jalur air, dan harganya juga lebih murah.

Eits, tapi sandal gunung juga punya kekurangan. Sebelum membahas tentang kekurangan sandal gunung, ketahuilah bahwa ternyata pendaki internasional tidak mengenal sandal gunung, lho B’timers. Hanya di Indonesia saja yang paham dengan istilah dan fungsi sandal gunung.

Nah, meski ringan dan mudah dibawa sandal gunung nyatanya bukan pilihan yang tepat untuk melindungi kaki Anda selama mendaki. Medan pendakian lebih banyak dengan jalan setapak yang berbatu dan curam. Meskipun terdapat medan yang landai, tetap saja tidak disarankan untuk Anda menggunakan sandal gunung.

Mendaki Dengan Sandal Gunung, Boleh Nggak Ya? | Breaktime
Solusi yang paling pas ya pakai sepatu gunung. (Photo by Google)

Ini karena sandal gunung tidak meng-cover seluruh bagian kaki Anda. Meskipun ringan, sandal gunung belum bisa sepenuhnya melindungi kaki Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan. Atau bahkan bisa juga sandal gunung yang ringan justru akan menjadi beban berat Anda selama pendakian, karena tidak bisa melindungi kaki dengan baik.

Sesering-seringnya Anda mendaki gunung, setiap gunung tentu memiliki medan yang berbeda. Lagipula Anda juga belum tentu menguasai semua medan di gunung, kan. Remember that you’re not a local. Anda hanya seorang pendatang dan penikmat gunung. Jadi, bagaimana pun juga gunakan sepatu selama pendakian dan sandal gunung bisa Anda simpan dalam tas untuk keperluan lain, mungkin saat sedang berkemah dan mencari api unggun.

Meski begitu Anda juga tetap harus memakai kaos kaki saat sedang menggunakan sandal gunung. Kaos kaki bisa jadi solusi alternatif untuk melindungi kaki dari udara dingin dan bahaya lainnya yang sudah Breaktime sebutkan di awal. Jadi, tanamkan saja pepatah safety can be fun saat akan mendaki gunung. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE