Lakukan 5 Langkah Ini Saat Tersengat Ubur-ubur | Breaktime
Lakukan 5 Langkah Ini Saat Tersengat Ubur-ubur
13.08.2016

Menikmati keindahan bawah laut Indonesia, dengan berbagai jenis terumbu karang, ikan warna-warni, dan biota laut lainnya yang menggemaskan kadang membuat B'timers lupa akan bahaya yang mengancam.

Bahaya itu bisa datang dari alam seperti arus bawah dan ombak, dari diri sendiri seperti kondisi yang kurang fit, atau dari hewan laut yang tampak jinak tapi berbahaya, salah satunya adalah ubur-ubur atau jellyfish.

Beberapa jenis ubur-ubur di lokasi tertentu terkenal dengan sifatnya yang tidak menyerang manusia. Namun di laut lepas, ada ribuan ubur-ubur yang bisa menyerang setiap saat, entah itu saat melakukan aktivitas snorkeling, free diving, atau sekedar berenang.

Ketika seekor ubur-ubur menyengat, ia melepaskan ratusan duri kecil yang berisi racun ke dalam kulit. Racun ini menyebabkan rasa gatal alergi, dan memar kemerahan. Pada kasus tertentu, sengatan ubur-ubur bisa menyebabkan pusing, mual, hingga jantung berdebar.

Lakukan 5 Langkah Ini Saat Tersengat Ubur-ubur | Breaktime
Jika diperhatikan, ubur-ubur memang tampak cantik dan menarik

Berikut beberapa cara yang harus dilakukan apabila B'timers terkena sengatan ubur-ubur.

Segera keluar dari air

Segera keluar dari air apabila tersengat ubur-ubur untuk menghindari sengatan lainnya karena hewan ini hidup berkelompok. Segera naik ke perahu atau menepi ke pantai. Jangan garuk bagian yang tersengat karena hal itu hanya akan membuat racun ubur-ubur menyebar dan kulit terluka.

Tuang air garam hangat

Tuang air garam hangat pada daerah yang tersengat ubur-ubur. Metode ini disarankan oleh petugas kesehatan profesional. Bila tersedia, oleskan krim atau busa pencukur pada area yang terkena sengatan ubur-ubur. Busa krim bisa membantu membendung penyebaran racun ubur-ubur.

Buang tentakel dari kulit

Tentakel ubur-ubur bisa tetap menempel di kulit meskipun telah terlepas dari ubur-ubur. Jumlah tentakel ini bisa ribuan. Tentakel tersebut akan terus menyengat hingga dilepas atau dikelupas. Gunakan kartu kredit, kartu atm, pisau silet, atau bahan lain seperti handuk atau sarung tangan untuk mengelupas tentakel tersebut dari kulit.

Hubungi petugas medis

Jika mengalami shock, coba tenangkan diri, tidak banyak bergerak, dan hubungi petugas layanan kesehatan terdekat. Semakin banyak bergerak, semakin banyak racun yang dilepaskan oleh tentakel ubur-ubur yang masih melekat di kulit.

Minum penghilang rasa sakit

Apabila tentakel telah hilang dari kulit dan masih terasa sakit atau pusing, minum obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan.

Hindari penggunaan cuka, alkohol, atau bahkan (maaf) air seni untuk mengusir tentakel ubur-ubur. Hal itu tidak disarankan dan justru bisa mempercepat penyebaran racun dari tentakel ubur-ubur yang menempel di kulit. (za)

Share This Article