Ketahui Tips Simple Mendaki Gunung Saat Haid
Ketahui Tips Simple Mendaki Gunung Saat Haid
08.02.2017

Mendaki gunung kini sudah bukan jadi hobi para pria, tetapi juga para wanita. Mungkin untuk pertama kali, para pendaki wanita banyak diremehkan. Banyak yang menyangka kalau pendaki wanita pasti rewel, merepotkan, dan banyak barang yang dibawa. Padahal sebenarnya, para wanita yang hobi mendaki justru sangat mandiri, B’timers.

Tetapi, namanya juga wanita pasti juga punya beberapa masalah dan tetap repot. Apalagi jika mereka harus mendaki gunung saat sedang menstruasi. Sebenarnya tidak masalah Anda akan mendaki saat sedang mengalami menstruasi. Tetapi tetap saja Anda harus memiliki fisik yang kuat dan tips agar pendakian Anda tetap berjalan lancar.

Nah, Breaktime punya nih tips-tips mendaki gunung untuk para wanita yang sedang haid. Tidak sulit tips agar pendakian Anda tetap lancar meski haid. Simak saja ulasannya berikut ini.

Mendaki saat haid tentu butuh banyak waktu untuk istirahat. (Photo by Google)
Mendaki saat haid tentu butuh banyak waktu untuk istirahat. (Photo by Google)

Apakah Anda pernah mendengar mitos-mitos tentang mendaki saat sedang haid? Yup, semua mitos tersebut salah B’timers. Misalnya seperti mitos saat sedang haid Anda akan mudah diikuti oleh makhluk gaib atau bahkan Anda akan menarik perhatian beruang. That’s totally wrong! Jadi, mulai saat ini Anda tak perlu khawatir lagi.

Tentu ketika Anda mendaki saat sedang haid, Anda tidak akan merasa nyaman. Oleh karena itu, bawa saja lebih banyak pembalut. Anda juga harus mengganti pembalut sebanyak 3 – 4 kali dalam sehari untuk terhindar dari berkembang biaknya bakteri.

Selama Anda mengganti pembalut, usahakan untuk membersihkan Miss V dengan menggunakan air. Setelah itu, lap dengan tisu basah. Nah, Anda bisa lap lagi dengan tisu kering agar bagian tersebut tidak terlalu lembab. Jika Anda tidak rajin menggantinya, bakteri akan cepat berkembang biak dan menyebabkan iritasi pada bagian Miss V.

Setelah mengganti pembalut, jangan buang pembalut yang kotor sembarangan. Usahakan untuk membungkus pembalut kotor dengan rapat. Lalu masukkan dalam kantong plastik dan sediakan kantong plastik lebih besar khusus untuk membuang pembalut Anda yang kotor.

B’timers juga harus tetap menjaga kebersihan dengan beberapa cara seperti, membawa baju ganti lebih banyak, membawa hand sanitizer, atau membawa wewangian yang tidak terlalu menyebar.

Kenali kondisi tubuh Anda sendiri. (Photo by Google)
Kenali kondisi tubuh Anda sendiri. (Photo by Google)

Satu hal yang paling penting adalah membawa kotak obat Anda sendiri. Saat sedang haid, tentu sebagian besar wanita akan mengalami nyeri haid. Minimal Anda bisa membawa obat untuk mengatasi nyeri atau hanya membawa minyak kayu putih untuk meringankan sakit perut.

Kalau sejak awal Anda sudah merasa tidak enak, sebaiknya tunda dulu rencana pendakian Anda. Kondisi fisik yang dialami hanya Anda yang tahu, selama masih fit tidak masalah. Tetapi jika kondisi tidak mendukung, sebaiknya jangan daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan merepotkan teman-teman Anda.

Tetapi jika Anda terus lanjut untuk mendaki karena kondisi tubuh sangat fit dan normal, jangan lupa untuk terus berdoa sebelum mendaki dan selama perjalanan mendaki gunung. Simple kan tips mendaki saat haid. B’timers bisa memperkirakan sendiri kemampuan yang dimiliki. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE