Ke Singapura? Awas Lokasi Penyebaran Virus Zika | Breaktime
Ke Singapura? Awas Lokasi Penyebaran Virus Zika
08.09.2016

Apakah B'timers berencana liburan ke Singapura dalam waktu dekat ini? Perlu diperhatikan beberapa lokasi atau kawasan berkaitan dengan penyebaran virus Zika.

Virus Zika merupakan jenis virus yang disebarkan oleh nyamuk dengan gejala seperti kulit berbintik merah, sakit kepala, nyeri sendi, nyeri otot, kelemahan dan terjadi peradangan konjungtiva (radang di daerah mata). Virus Zika diidentifikasi dapat merangsang terjadinya mikrosefali atau kelahiran bayi dengan kepala yang lebih kecil dari ukuran normal.

Sehubungan dengan meningkatnya kasus penyakit virus zika di Singapura, KBRI Singapura mengimbau seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Singapura untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera menemui dokter bila menemukan gejala terjangkit virus zika.

Ke Singapura? Awas Lokasi Penyebaran Virus Zika | Breaktime
Gardens By The Bay, salah satu destinasi wisata yang cukup populer di Singapura

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura juga telah merilis informasi daerah-daerah yang menjadi area terdampak virus zika di Singapura, antara lain kawasan Aljunied Crescent/Sims Drive.

Sementara itu, daerah-daerah yang ditentukan sebagai area yang berpotensi terpapar zika, antara lain Khatib Camp, Sembawang Drive, Kranji Road, Joo Chiat Place, Senoko South Road, Toh Guan East Lor 101, Changi serta Bedok North Avenue.

Bagi Warga Negara Indonesia yang mengalami gejala terjangkit virus Zika di Singapura, KBRI mengimbau agar segera melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan terdekat. KBRI Singapura juga mempersiapkan hotline 24 jam pada nomor +659295 3964 untuk masyarakat Indonesia di Singapura yang terkena virus Zika atau membutuhkan bantuan kekonsuleran dari KBRI.

Ke Singapura? Awas Lokasi Penyebaran Virus Zika | Breaktime
Meski ada kasus Zika, masih banyak wisatawan Indonesia yang berlibur ke Singapura

Satu warga negara Indonesia (WNI) di Singapura dinyatakan positif terjangkit virus zika pada awal September. Namun, KBRI Singapura telah menerima konfirmasi resmi dari Kementerian Kesehatan Singapura bahwa satu WNI yang positif terjangkit virus zika itu hanya mengalami gejala yang ringan sehingga tidak memerlukan rawat inap.

Sebagai langkah antisipasi di dalam negeri, setiap penumpang yang bepergian ke Indonesia dari Singapura akan diberi kartu peringatan kesehatan di gerbang bandara.

Meskipun ada peringatan perjalanan yang dikeluarkan menyusul perkembangan infeksi virus zika di Singapura, namun wisatawan dari Indonesia masih bisa berkunjung ke Negeri Singa dengan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila berkunjung ke kawasan yang berpotensi terpapar zika. (za)

Share This Article