Jaga Ekosistem Laut, Hindari Ini Saat Snorkeling | Breaktime
Jaga Ekosistem Laut, Hindari Ini Saat Snorkeling
28.06.2016

B'timers termasuk penggemar wisata bawah laut? Salah satu cara paling sederhana dan hemat untuk menikmati keindahan bawah laut adalah snorkeling.

Snorkeling merupakan aktivitas di air dengan peralatan cukup sederhana yang terdiri dari masker snorkel dan fins (kaki katak). Bagi pemula, biasanya juga menggunakan life jacket agar aman saat berenang di laut.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat B'timers melakukan aktivitas snorkeling agar tidak merusak keindahan terumbu karang dan ekosistem laut di dalamnya.

Berikut beberapa hal yang pantang dilakukan ketika snorkeling, free diving, atau kegiatan lain di sekitar laut dan pantai untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Jaga Ekosistem Laut, Hindari Ini Saat Snorkeling | Breaktime
Terumbu karang merupakan habitat sumber makanan bagi biota laut, termasuk ikan

1. Menginjak Terumbu Karang

Terumbu karang di perairan dangkal sangat rawan terinjak ataupun terkena gerakan kaki saat snorkeling, baik sengaja maupun tidak. Menginjak atau menabrak terumbu karang sama saja dengan membunuh biota laut ini. Jadi, berhati-hatilah saat snorkeling agar tidak membunuh terumbu karang dan menjaga kelestarian alam bawah laut.

2. Memberi Makan Ikan

Mungkin B'timers pernah melihat wisatawan yang memberi umpan berupa roti kepada ikan ketika sedang snorkeling. Sepintas, ikan-ikan tersebut akan berkerumun saat diberi makan, namun hal ini memberi efek negatif karena ikan-ikan tersebut akan terbiasa menerima pemberian dan kehilangan insting mencari makan di habitat alaminya.

Jaga Ekosistem Laut, Hindari Ini Saat Snorkeling | Breaktime
Menginjak terumbu karang berarti merusak atau bahkan mematikan ekosistem laut

3. Menyentuh Terumbu Karang

Terumbu karang warna-warni di perairan dangkal sangat unik dan menarik, sehingga memancing minat siapapun untuk menyentuhnya. Namun sentuhan manusia pada terumbu karang dapat meningkatkan potensi kematian pada spesies tersebut. Sebaiknya hindari menyentuh terumbu karang, terlebih beberapa di antaranya juga mengandung racun yang bisa menyebabkan luka atau gatal-gatal pada kulit kita.

4. Memegang Biota Laut

Hampir sama seperti memegang terumbu karang, ikan-ikan dan biota laut lainnya bukan objek yang boleh dipegang dan "diajak berfoto selfie". Banyak kasus ikan dan spesies lainnya yang mati karena ditangkap dan dimainkan oleh manusia. Apabila penasaran dan ingin mengambil foto, tak perlu memegang biota tersebut, cukup dekati dari jarak aman.

Jaga Ekosistem Laut, Hindari Ini Saat Snorkeling | Breaktime
Dengan menjaga ekosistem laut, berarti kita mewariskan keindahan alam Indonesia pada generasi penerus

5. Buang Sampah di Laut

Sampah di laut bisa berasal dari apa saja dan siapa saja. Meski terkesan sepele, jangan pernah buang bungkus permen atau sisa plastik makanan lainnya ke laut. Limbah di laut lebih lama terurai, membuat laut kotor, dan mengurangi keindahan bawah laut. Tentunya B'timers tak ingin mewariskan laut yang penuh sampah kepada generasi penerus. (za)

Share This Article