Camping di Musim Hujan? Siapa Takut! | Breaktime
Camping di Musim Hujan? Siapa Takut!
29.01.2017

B’Timers, Anda tentu menyadari bahwa bulan Januari ini adalah bulan yang cukup kelabu, literally, karena bulan ini memiliki curah hujan yang cukup besar. Sebagian dari Anda yang gemar melakukan camping bisa jadi hal tersebut menjadi penghalang utama untuk menikmati aktivitas camping. Anda menjadi lebih susah dalam mendirikan tenda, selain itu Anda juga tidak dapat menyaksikan kerlap-kerlip bintang serta berpesta memutari api unggun.

Akan tetapi, bisa jadi camping di musim hujan membuka peluang untuk pengalaman adventure yang juga berkesan, lho! Rintik hujan di luar tenda dapat membuat Anda mendengar melodi yang harmonis di alam, cuaca dingin juga membuat suasana lebih romantis. Dan bayangkan betapa nikmatnya menikmati secangkir kopi atau coklat hangat sembari berbagi cerita dengan teman-teman di dalam tenda.

Akan tetapi, memang tidak dapat dipungkiri bahwa camping saat musim hujan memerlukan berbagai macam persiapan yang jauh lebih matang dibandingkan jika Anda bercamping di musim kemarau. Nah, kira-kira persiapan seperti apakah yang wajib Anda persiapkan untuk camping di musim hujan?

Persiapan pertama adalah: bawa kantong plastik sebanyak yang Anda mampu, jangan lupakan juga untuk menyertakan kantong plastik dengan resleting yang dapat Anda gunakan untuk menyimpan peralatan elektronik seperti kamera, korek api, uang, passport, dan berkas-berkas penting. Dengan demikian, dalam keadaan hujan sederas apapun, peralatan penting Anda tidak akan rusak terkena air. 

Camping di Musim Hujan? Siapa Takut! | Breaktime
Jangan lupa untuk melakukan penyaringan air minum!

Just in case Anda merasa bosan di dalam tenda, membawa koran, majalah atau komik untuk dibaca selama menunggu hujan reda akan sangat membantu Anda dalam mengatasi rasa bosan. Selain itu, jangan lupa juga untuk membawa koran bekas yang tidak lagi Anda gunakan untuk membantu mempercepat proses pengeringan sepatu jika sepatu satu-satunya yang Anda miliki terendam air hujan.

Jika Anda sedang bercamping di tengah-tengah gunung atau hutan, Anda dapat memanfaatkan air hujan yang turun untuk Anda gunakan sebagai sumber minuman selama Anda sedang berpetualang. Ketika hujan deras turun, tampunglah air hujan tersebut dalam ember atau botol minuman. Jangan menampung air yang menetes dari batang pohon atau yang turun dari bebatuan karena bisa jadi tetesan air tersebut telah terkontiaminasi bakteri.

Dalam kasus hujan badai, kemungkinan petir menyambar pun cukup tinggi. Walaupun kehadiran petir bisa jadi hal yang sangat menyeramkan dan juga berbahaya. Apabila Anda camping pada saat musim hujan, jauhilah tempat berkemah di bawah pohon, di lapangan terbuka atau di dekat permukaan air seperti danau karena hal tersebut dapat membahayakan.

 Terkadang cuaca hujan dapat memberikan sensasi tantangan yang tersendiri, terutama jika Anda adalah pendaki gunung. Akan tetapi hal yang perlu Anda ingat sebelum mendaki permukaan gunung yang berbatu adalah, air hujan dapat menyebabkan bebatuan tersebut menjadi licin sehingga menyulitkan Anda untuk mendapatkan pegangan yang kuat. Apabila Anda merasa tergoda untuk melakukan aktivitas mendaki selama camping, Anda perlu mempertimbangkan dengan baik keputusan tersebut. Permukaan batu yang licin dapat membuat Anda terpeleset dan terjatuh. Nah, jika Anda berada dalam keadaan darurat dimana Anda harus melakukan hiking di tengah hujan, maka persiapkan diri Anda dengan mengenakan sepatu hiking dengan bahan alas sepatu yang terbuat dari karet sehingga dapat membantu kaki Anda mencengkram tanah dan bebatuan dengan lebih baik. Akan tetapi jika tidak berada dalam keadaan darurat, sebaiknya Anda memikirkan ulang keputusan tersebut. (dkp)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE