Etika Ini Harus Anda Patuhi Selama di Jepang! | Breaktime
Awas, Etika Ini Harus Anda Patuhi Selama di Jepang!
13.04.2016

Berkunjung ke Negeri Sakura memang menjadi impian para traveller di seluruh dunia. B’timers pasti berharap dapat berjalan santai menyusuri setiap sudut kota di Jepang. Tetapi, sebelum Anda terbang ke Jepang, ada baiknya B’timers mempelajari etika yang wajib Anda patuhi selama bermalam di sana. Apa saja, ya? Check this out!

Berdiri di Eskalator

Negara Jepang populer dengan penduduknya yang aktif dan gerak cepat. Fasilitas eskalator di berbagai sudut kota jelas membantu banyak warga untuk bergerak cepat ke tempat tujuan. Masalahnya adalah B’timers harus mengetahui sisi mana yang boleh membiarkan Anda berdiri santai dan sisi mana yang digunakan untuk berjalan. Tokyo memperbolehkan Anda berdiri di sisi kiri eskalator, sedangkan di Osaka sisi kiri justru digunakan untuk pengguna yang sedang tergesa-gesa.

Etika Ini Harus Anda Patuhi Selama di Jepang! | Breaktime
Kalau berdiri diam di eskalator pilih sisi yang tepat

Dilarang Terlambat

Seperti yang telah Anda ketahui bahwa Jepang merupakan salah satu negara tersibuk di seluruh dunia. Masyarakatnya sangat menghargai setiap detik yang dijalaninya, sehingga mereka tidak bisa menoleransi adanya keterlambatan. Pastikan B’timers selalu tepat waktu jika memiliki janji dengan orang Jepang karena mereka tidak bisa menerima alasan klasik keterlambatan Anda.

Sapaan Membungkuk

Bila di Indonesia, B’timers saling bersapa dengan menjabat tangan satu sama lain. Ternyata di Jepang sedikit berbeda, lho! B’timers diharuskan membungkuk untuk menyapa lawan bicara Anda. Jadi, lupakan sejenak untuk mengulurkan tangan untuk menyapa. Bungkukkan badan sejenak untuk menyampaikan rasa hormat dan kebahagiaan sudah bertemu dengan orang lain.

Etika Ini Harus Anda Patuhi Selama di Jepang! | Breaktime
Membungkukkan badan merupakan bentuk hormat pada lawan bicara

Melepas Alas Kaki

Beberapa tempat wisata seperti hotel, restoran, museum, hingga kuil di Jepang biasanya menyarankan turis untuk melepas alas kaki sebelum memasuki kawasan tersebut. Hal ini sudah menjadi tradisi di Jepang. Jadi, bila B’timers mengalami sedikit masalah kaki seperti bau kaki ataupun kuku tak terawat, Anda bisa mengatasinya terlebih dahulu sebelum berkunjung ke Jepang.

Tradisi di Rumah Makan

Adat makan juga harus B’timers taati selama berada disana. B’timers diwajibkan mempelajari cara menggunakan sumpit karena mayoritas rumah makan tidak menyediakan sendok garpu untuk peralatan makan. Bila Anda berkunjung ke rumah ramen, pastikan Anda mengeluarkan suara ‘slurp’ untuk memberikan penghormatan kepada chef dan menunjukkan bahwa Anda menikmati makanan. Yang terpenting adalah jangan sekali-kali menyisakan makanan ataupun memberikan uang tip.

Etika Ini Harus Anda Patuhi Selama di Jepang! | Breaktime
Kalau akan ke Jepang, pelajari dulu cara menggunakan sumpit ya!

Menggunakan Masker

Orang-orang yang menggunakan masker menjadi salah satu pemandangan umum Anda temui nantinya di Jepang. Penduduknya sangat peduli terhadap kesehatan sehingga menggunakan masker menjadi alat antisipasi penyebaran virus. B’timers merasa tidak enak badan dan sedikit flu, maka pastikan Anda segera membekali diri dengan masker yang mudah ditemui di toko terdekat.

Wah, ternyata banyak juga yang harus dipatuhi selama berkunjung di negeri matahari terbit ini, ya? Namun, justru itu yang menjadi daya tarik. Di tengah gempuran era modern, Jepang tidak sedikit pun meninggalkan adat, budaya, maupun etika yang sudah diturunkan oleh nenek moyang. So, are you ready to go to Japan, B’timers? (ft)

Share This Article