Alami Sakit Saat Mendaki, Ini Cara Mengatasinya! | Breaktime
Alami Sakit Saat Mendaki, Ini Cara Mengatasinya!
05.07.2017

Sebagai seorang traveler, B’timers pasti bukan hanya sekedar mengunjungi destinasi kota di negara-negara berbeda. Tetapi Anda pasti juga penasaran dengan destinasi alam yang memang sangat menakjubkan. Salah satunya adalah gunung. Ini jadi destinasi favorit para pendaki atau traveler yang memang suka dengan petualangan.

Menjadi seorang pendaki profesional memang tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diketahui. Mulai dari aturan-aturan mendaki gunung, apa saja yang harus dibawa saat mendaki gunung, hingga tips-tips menghadapi kendala yang terjadi di tengah hutan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
6 Tips Hindari Bahaya Petir Saat Mendaki Gunung

Jika berbicara tentang gunung, Indonesia jadi salah satu negara dengan jumlah gunung yang cukup banyak. Khususnya di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera. Berbagai gunung di Indonesia ini pun memiliki karakteristiknya sendiri. Suhu setiap gunung pasti berbeda, karena ketinggiannya pun juga berbeda. Tidak hanya Indonesia, dunia internasional juga punya gunung-gunung yang banyak menjadi mimpi para pendaki. Mereka menyebutnya dengan seven summit. Jelas gunung-gunung di berbagai belahan dunia lain yang termasuk dalam seven summit punya ketinggian di atas rata-rata, cuaca ekstrim, dan medan yang sangat berat.

Namun, ketika Anda memutuskan untuk mendaki gunung apapun, tetap harus benar-benar paham dan tahu segala hal tentang pendakian. Termasuk tentang bagaimana mengatasi penyakit-penyakit yang sering terjadi di atas gunung.

Nah, it’s time for it! Breaktime akan berikan tips bagaimana mengatasi beberapa penyakit yang sering terjadi di atas gunung.

Acute Mountain Sickness

Penyakit ini merupakan respon tubuh atas kadar oksigen yang tipis di lokasi tinggi. Faktor yang menyebabkan adalah aklimatisasi atau proses penyesuaian diri pada dua kondisi lingkungan yang berbeda dan pergerakan mencapai ketinggian yang terlalu cepat.

Nah, untuk cara mengatasinya Anda hanya perlu turun ke tempat yang lebih rendah. Jagalah suhu tubuh Anda untuk tetap hangat selama perjalanan turun. Kemudian Anda bisa beristirahat sejenak. Gejala penyakit ini akan hilang dalam waktu 24 atau 48 jam. Istirahatkan kepala Anda lebih rendah dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Jika cukup parah, Anda harus diberi nafas buatan.

Alami Sakit Saat Mendaki, Ini Cara Mengatasinya! | Breaktime
Hipotermia salah satu penyakit yang sering terjadi di gunung (nanjakgunung.com)
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Terbukti, Mendaki Gunung Buat Hidup Bermakna!

Hipotermia

Jika Anda menemui teman yang mengalami hipotermia, ia akan menunjukkan penurunan suhu tubuh hingga hilang kesadaran. Penderita hipotermia justru akan merasakan hal yang sebaliknya, yaitu rasa panas dan tanpa sadar seluruh pakaian akan dilepas.

Cara mengatasinya, Anda harus mencari tempat yang kering dan terlindungi dari angin dan air. Selanjutnya konsumsi minuman yang hangat dan manis. Usahakan juga seluruh tubuh dibungkus dengan sleeping bag yang kering.

Heat Cramps

Kalau ini adalah kram yang disebabkan karena kehilangan banyak cairan dan garam akibat keringat berlebih ketika melakukan fisik yang berat. Cara mengatasi heat cramps adalah dengan beristirahat sejenak untuk memulihkan atau melemaskan kondisi otot dan mengonsumsi makanan serta minuman yang mengandung garam. Hindari juga bagian yang kram dari beban.

Frostbite

Penyakit ini dikenal juga dengan radang dingin yang menyebabkan jaringan sel dalam tubuh rusak karena pembekuan. Jika ada bagian-bagian yang tidak dialiri darah selama lebih dari 15 menit, maka bisa menimbulkan pembusukan dan harus diamputasi. Frostbite biasanya muncul saat temperatur kulit berada di bawah 10 derajat Celcius.

Jika mengalami hal ini, Anda harus memasukkan bagian tubuh yang membeku ke dalam air hangat dengan suhu 30 derajat Celcius. Jika sudah meluas, satu-satunya cara adalah dengan mengamputasi pada bagian yang membeku.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ada Jalur Pendakian Kuno Di Gunung Penanggungan

Heat Stroke

Ini terjadi karena paparan panas dalam waktu yang lama. Penderita tidak bisa mengeluarkan keringat yang cukup untuk menurunkan suhu tubuhnya. Bahaya dari head stroke adalah kerusakan permanen hingga kematian.

Cara mengatasinya adalah dengan membungkus tubuh menggunakan selimut basah. Dinginkan tubuh hingga suhu mencapai 38 derajat Celcius.

So, jika Anda atau teman mengalami masalah-masalah tersebut langsung lakukan cara di atas agar tidak semakin parah. Satu hal yang paling penting, Anda harus benar-benar mempersiapkan diri untuk mendaki, khususnya mental dan fisik. (vpd) 



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE