7 Hal Penting Sebelum Traveling ke Hanoi | Breaktime
7 Hal Penting Sebelum Traveling ke Hanoi
16.08.2015

Vietnam merupakan salah satu negara Asia Tenggara dengan industri wisata yang sedang bergairah. Negara ini juga menawarkan berbagai atraksi wisata menarik bagi B'timers yang gemar traveling.

Dua kota utama di Vietnam adalah Ho Chi Minh City (biasa disingkat HCMC, dulu bernama Saigon) dan Hanoi. Kedua kota ini mewakili kultur selatan (Ho Chi Minh City) dan utara (Hanoi). Traveler yang suka wisata petualangan, sejarah, dan pantai, Hanoi adalah pilihan tepat karena lokasinya berdekatan dengan Halong Bay.

Hingga bulan Juli 2017 total ada 4,3 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Vietnam, 35 ribu di antaranya berasal dari Indonesia. Nah, bagi B'timers yang berencana traveling ke Vietnam, khususnya Hanoi, berikut beberapa tips liburan murah di kota ini.

1. Pilihan Transit

Tidak ada penerbangan langsung dari kota-kota di Indonesia menuju Hanoi di Vietnam. Pilihannya adalah transit di Singapura atau Kuala Lumpur. Pilih waktu transit yang tepat untuk menghemat waktu dan pengeluaran.

2. Lama Liburan

Tiga hari dua malam sudah cukup untuk menikmati Halong Bay dan bangunan-bangunan bersejarah di Hanoi. Artinya, kita bisa memilih waktu akhir pekan dengan tambahan cuti satu hari untuk liburan ke Hanoi. Bila punya waktu libur lebih panjang, kita juga bisa stay di Halong Bay Cruise selama dua atau tiga malam, dengan pemandangan sunrise dan sunset yang cantik di Halong Bay.

7 Hal Penting Sebelum Traveling ke Hanoi | Breaktime
Musisi jalanan yang sering kita temui di walking street Hanoi

3. Mata Uang

Vietnam Dong adalah mata uang resmi Vietnam dan dipakai untuk transaksi sehari-hari, khususnya di toko souvenir, rumah makan, transportasi, dan sebagainya. Namun untuk pembayaran hotel, paket tour, atau sewa mobil masih sering kita jumpai transaksi menggunakan Dollar Amerika Serikat. Sebaiknya, bawa yang tunai Vietnam Dong dan US Dollar secukupnya.

Baca Juga : 10 DESTINASI WAJIB DIKUNJUNGI DI HANOI

4. Lokasi Penginapan

Old Quarter merupakan pusat backpacker dan berkumpulnya wisatawan dari penjuru dunia di Hanoi, mirip Legian di Kuta Bali atau Bukit Bintang di Kuala Lumpur. Di kawasan Old Quarter ini banyak tersedia penginapan dari kelas dormitori, bintang dua budget, bintang tiga standard, hingga bintang lima.

7 Hal Penting Sebelum Traveling ke Hanoi | Breaktime
Suasana malam di Old Quarter Hanoi

5. Walking Tour

Berbagai spot wisata di Hanoi bisa ditempuh dengan walking tour alias jalan kaki karena jarak antar lokasi yang tak terlalu jauh. Dengan berjalan kaki dari Old Quarter, kita bisa mencapai Hoan Kiem Lake, Ngoc Son Temple, St Joseph Cathedral, Temple of Literature, Flag Tower, hingga Mauselium. Namun perlu hati-hati saat menyeberang jalan karena jalanan di Hanoi, sebagaimana Vietnam pada umumnya, sangat padat dengan mayoritas kendaraan berupa sepeda motor.

7 Hal Penting Sebelum Traveling ke Hanoi | Breaktime
Salah satu dermaga di pulau-pulau karst Halong Bay

6. Kuliner 

Lupakan kuliner di restoran bintang lima. Hanoi adalah pusatnya kuliner pinggir jalan dan warung-warung kopi yang terkenal dengan Viet Cafe-nya. Berbagai makanan khas Hanoi seperti Bun Cha, Pho, dan Banh Mi bisa kita dapatkan di walking street Old Quarter. Demikian pula dengan warung kopi yang menjual beragam kopi khas Vietnam seperti Trung Nguyen dan Da Lat Coffee.

7. Budaya

Kultur masyarakat Hanoi sangat kental dengan budaya Tiongkok, meski demikian orang Hanoi tetap bangga dengan nasionalisme mereka, yaitu sebagai bangsa Vietnam. Mayoritas orang Hanoi sangat ramah, meski tidak semua bisa berbahasa Inggris. Mereka sangat senang dengan kehadiran wisatawan dari Indonesia karena menganggap Indonesia sebagai percontohan dan negara terbesar di Asia Tenggara.

Share This Article