5 Tips Sebelum Melakukan Perjalanan ke Waerebo | Breaktime
5 Tips Sebelum Melakukan Perjalanan ke Waerebo
21.04.2015

Keindahan alam dan budaya Flores yang berada di provinsi Nusa Tenggara Barat sudah diakui dunia dan masuk dalam daftar 10 Destinasi Terbaik 2015 situs panduan perjalanan populer, Lonely Planet.

Salah satu keunikan yang dimiliki Flores berada di puncak perbukitan, yaitu sebuah desa adat bernama Waerebo. Desa ini terkenal dengan Mbaru Niang, rumah adat dari kayu setinggi kurang lebih enam meter berbentuk kerucut.

Untuk mencapai desa adat di ketinggian 1100 meter di atas permukaan laut ini, Anda harus menempuh trekking selama tiga sampai empat jam. Rasa capek dan lelah di perjalanan akan terbayar saat sampai di Waerebo, dengan keramahan penduduk dan suasana yang masih alami.

Ingin ke Waerebo? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan sebelum menuju desa yang meraih predikat Award of Excellence dari Asia-Pacific Awards for Cultural Heritage UNESCO ini.

Keindahan desa Waerebo
Keindahan desa Waerebo

Persiapkan fisik

Perjalanan menuju Waerebo memang tak seberat mendaki gunung Semeru atau Rinjani, tapi tetap saja trekking sejauh 9 kilometer dari Denge ke Waerebo memerlukan persiapan fisik. Seminggu sebelum ke Waerebo, usahakan untuk rutin olahraga ringan seperti jogging, bersepeda, atau berenang. Jaga kondisi tubuh tetap fit dan minum multivitamin.

Cuaca

Waerebo berada di puncak perbukitan dengan kondisi cuaca yang lembab dan basah, meski saat musim kemarau sekalipun. Karena itu persiapkan jas hujan atau tas anti air sebagai antisipasi hujan dan embun saat perjalanan menuju Waerebo, terutama bila kita trekking sore hari.

Jaket tebal

Bila menginap di Waerebo, B’timers akan tinggal di salah satu dari enam Mbaru Niang yang terdapat di desa ini. Tidak ada kamar atau kasur di rumah adat ini. Jaket tebal atau sleeping bag bisa dimanfaatkan untuk melawan hawa dingin di malam hari.

Pelindung kaki dan obat-obatan

Saat trekking ke Waerebo, usahakan memakai pelindung kaki berupa sepatu gunung untuk menghindari serangan lintah. Bahkan, meski telah memakai sepatu, masih ada lintah yang masuk ke kaki dan kulit, terutama saat musim hujan. Bawalah obat-obatan sesuai kebutuhan.

Bawa uang secukupnya

Di Waerebo maupun desa Denge, Anda tidak akan menemukan mesin ATM. Karena itu, usahakan membawa uang tunai secukupnya untuk membayar ongkos penginapan, membeli hasil kerajinan Waerebo, serta kopi dan jeruk segar yang merupakan hasil perkebunan khas Waerebo.

Dengan persiapan matang, baik fisik maupun perbekalan dan obat-obatan, B'timers tak perlu ragu lagi untuk menikmati keindahan dan keunikan yang dimiliki desa adat Waerebo.

Share This Article