ips Jaga Ekosistem Laut Buat Para Smart Traveler | Breaktime
5 Tips Jaga Ekosistem Laut Buat Para Smart Traveler
19.06.2016

Sebagai negara kepulauan, Indonesia dikaruniai keindahan alam bawah laut yang menjadi magnet wisatawan bahari, terutama penggemar snorkeling dan diving.

Wisatawan dari mancanegara rela tebang ribuan mil untuk menikmati keindahan bawah laut Indonesia, sementara wisatawan domestik terus mendatangi spot-spot underwater baru yang sedang booming, seperti Alor, Lembeh, Tulamben, hingga Pulau Weh.

Namun kesadaran untuk menjaga ekosistem laut di kalangan wisatawan masih harus ditingkatkan, terutama dengan keberadaan sampah dan aktivitas snorkeling serta diving yang kurang tepat, sehingga merusak ekosistem.

Untuk menghindari kerusakan laut yang lebih parah, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) mengeluarkan sejumlah panduan bagi wisatawan yang melakukan aktivitas snorkeling, diving, atau aktivitas laut lainnya.

ips Jaga Ekosistem Laut Buat Para Smart Traveler | Breaktime
Anemon berwarna biru di perairan Pink Beach, Taman Nasional Komodo

Berikut beberapa etika menyelam, baik diving maupun snorkeling yang wajib diketahui dan diterapkan saat melakukan aktivitas tersebut di laut.

1. Sampah

Jangan membuang sampah di laut, pantai, maupun kawasan lainnya. Gunakan tempat yang sampah yang telah disediakan untuk kemudian dilakukan proses daur ulang. Hindari pula menggunakan sampo atau sabun sachet saat berenang di laut.

2. Sunscreen

Gunakan sunscreen yang tidak mengandung Oxybenzone. Untuk skin cream, usahakan untuk selalu menggunakan skin cream dan insect repellent yang aman bagi lingkungan sehingga tidak merusak koral. Hindari menggunakan produk kecantikan yang mengandung microbeads (butiran-butiran kecil misal pada sabun dan sampo).

ips Jaga Ekosistem Laut Buat Para Smart Traveler | Breaktime
Terumbu karang merupakan habitat berbagai biota laut, termasuk ikan-ikan kecil

3. Botol plastik

Usahakan untuk selalu membawa botol minuman dan tas sendiri sehingga mengurangi sampah plastik. Menggunakan barang yang bisa digunakan berkali-kali sangat membantu kebersihan lingkungan.

4. Terumbu Karang

Jangan menginjak terumbu karang ketika snorkeling atau diving. Apabila masih dalam tahap belajar, mintalah bantuan guide agar tidak merusak karang. Pastikan seluruh peralatan selam aman dan tidak berada terlalu dekat dengan koral.

ips Jaga Ekosistem Laut Buat Para Smart Traveler | Breaktime
Mintalah bantuan guide apabila sedang belajar snorkeling agar tidak merusak karang

5. Biota Laut

Hindari kegiatan memberi makan, mengejar, menyentuh, atau menangkap biota laut. Tidak mengoleksi souvenir yang terbuat dari bahan biota laut, karena bisa jadi barang tersebut adalah ilegal. Laporkan aktivitas ilegal dan sejenisnya kepada pemerintah setempat atau lembaga terkait. Mendukung eco-tourism adalah salah satu langkah konkrit untuk ikut menjaga kelestarian biota laut dan terumbu karang. (ZA)

Share This Article