5 Cara Antisipasi Mual Perjalanan Jauh dan Macet | Breaktime
5 Cara Antisipasi Mual di Perjalanan Jauh dan Macet
13.07.2016

Aktivitas pulang kampung alias mudik sudah menjadi tradisi bagi sebagian masyarakat Indonesia pada Hari Raya Idul Fitri. B'timers pun mungkin salah satu yang melakukannya kemarin, saat Lebaran tahun ini.

Pada saat periode mudik Lebaran, perjalanan menuju kota tujuan biasanya membutuhkan waktu lebih lama, terutama untuk perjalanan darat. Hal ini dikarenakan volume kendaraan dan penumpang yang melonjak.

Lamanya waktu perjalanan tak jarang membuat daya tahan tubuh berkurang dan timbul gejala pusing dan mual. Tentunya gangguan kondisi tubuh ini cukup mengganggu perjalanan yang seharusnya bisa berjalanan lancar dan menyenangkan.

Rasa mual biasanya terjadi karena gerakan atau guncangan yang membuat tubuh harus menyesuaikan diri. Selain itu, rasa mual juga disebabkan faktor lain seperti pola makan, dehidrasi, cuaca, kurang tidur, stress, posisi duduk, kondisi di sekitar, sakit kepala, dan kondisi fisik yang lelah.

Dilansir dari Medical News Today, rasa mual tersebut biasanya baru akan berhenti jika gerakan itu juga berhenti. Namun tidak menutup kemungkinan kondisi mual tetap dirasakan seseorang beberapa jam bahkan hari setelah perjalanan.

Cara yang paling banyak diterapkan adalah dengan minum obat pencegah mual. Namun ada beberapa cara lain yang bisa mencegah mual dalam perjalanan tanpa minum obat yang tentunya mengakibatkan beberapa efek tertentu.

5 Cara Antisipasi Mual Perjalanan Jauh dan Macet | Breaktime
Mual tentu mengganggu kenyamanan saat di perjalanan jauh

Berkaca dari pengalaman terjebak macet dan mual saat mudik kemarin, ini tips agar tak mual di perjalanan saat bepergian jauh:

1. Posisi duduk

Posisi duduk yang paling tepat untuk menghindari mual atau pusing di perjalanan adalah sejajar dengan arah pandang pengemudi.

2. Hindari dehidrasi

Salah satu penyebab rasa mual adalah kondisi tubuh yang mengalami dehidrasi. Penuhi kebutuhan cairan tubuh secara berkala. Tidak perlu berlebihan karena justru akan merepotkan bila harus sering mencari toilet. 

3. Hindari bau menyengat

Bau menyengat di sini bisa apa saja, mulai dari penggunaan wewangian (parfum) yang berlebihan, bau bahan bakar, asap rokok, hingga makanan dengan aroma tajam seperti durian.

4. Udara segar

Hindari tempat duduk yang pengap dan lembab. Usahakan untuk mendapatkan udara segar, seperti duduk dekat jendela atau beranjak sejenak dari tempat duduk saat bus atau kereta berhenti. Hal ini membuat tubuh lebih rileks dan mengurangi rasa pegal akibat duduk terlalu lama.

5. Permen karet

Apabila memungkinkan, mengunyah permen karet bisa mengurangi timbulnya rasa mual atau mabuk perjalanan. Selain permen karet, permen herbal juga bisa membantu B'timers agar tidak mabuk selama di perjalanan. (za)

Share This Article