Wah, Ada Tradisi Ramadhan Indonesia Selain Puasa! | Breaktime
Wah, Ada Tradisi Ramadhan Indonesia Selain Puasa!
18.06.2017

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi siapa saja—utamanya bagi para umat Muslim yang di bulan ini juga menjalankan ibadah puasa. Kedatangan Bulan Ramadhan tak ayal selalu ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Ini karena di Bulan Ramadhan ada banyak rahmat dan pahala yang dapat diraih dengan kemuliaan yang berlipat ganda jumlahnya.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
10 Tips Lancar Puasa Saat Traveling Ramadhan

Tidak heran, di Indonesia kedatangan bulan suci Ramadhan sering kali ditandai dengan ritual-ritual dan upacara adat tertentu. Lain daerah, maka sudah lain lagi jenis tradisi yang dijalankan. Tradisi semacam ini semata-mata dilakukan secara turun-temurun dengan maksud untuk menghargai dan menyambut kedatangan Bulan Ramadhan dengan penuh sukacita. Hasilnya, Bulan Ramadhan di Indonesia itu kaya akan berbagai aktivitas akulturasi antara budaya Indonesia dan kebudayaan Islam.

Wah, Ada Tradisi Ramadhan Indonesia Selain Puasa! | Breaktime
Tradisi mendoakan arwah sanak famili yang telah tiada

Setiap tradisi memiliki sisi keunikan dan nilai filosofisnya sendiri-sendiri. Seperti halnya budaya nyekar yang merupakan budaya berziarah ke makam keluarga kala menjelang kedatangan Bulan Ramadhan. Tak hanya disambangi, makam sanak keluarga ini juga akan dibersihkan, ditaburi bunga serta didoakan. Tradisi ini umumnya akan sangat banyak ditemukan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dulunya memang sangat kuat dipengaruhi oleh budaya Hindu. Budaya nyekar juga dikenal dengan sebutan nyadran. Nyadran pun ternyata diambil dari bahasa Sansekerta, sraddha, yang bermakna keyakinan.

Berbeda lagi dengan tradisi Ramadhan di Aceh. Nama tradisinya adalah tradisi Meugang. Inti dari tradisi ini ialah menyembelih daging hewan seperti kambing, sapi, ayam maupun bebek secara massal guna nantinya dimasak dan dibagikan. Setelah matang, daging-daging ini nantinya akan disebar luaskan pada sanak keluarga, para kerabat, anak yatim piatu hingga kaum fakir miskin.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Edisi Puasa, Kunjungi Wisata Religi Islam Bandung

Tradisi Meugang diadakan satu sampai dua hari sebelum Bulan Ramadhan tiba. Bukan cuma di awal Bulan Ramadhan, tradisi ini dilaksanakan pula pada Hari raya Idul Adha dan Hari Raya Idul Fitri. Ia pun telah berlangsung lebih dari satu abad lamanya— bahkan sejak zaman kepemimpinan Sultan Iskandar Muda. Tradisi ini kerap dimaknai sebagai rasa bersyukur akan kedatangan Bulan Ramadhan serta rasa terima kasih kepada Tuhan atas kelangsungan 11 bulan lainnya yang digunakan untuk mencari sesuap nasi. 

Wah, Ada Tradisi Ramadhan Indonesia Selain Puasa! | Breaktime
Yuk ramai-ramai bakar lemang selama Melamang!

Nah, kalau tradisi Melamang Anda sudah pernah dengar belum? Mungkin bagi Anda yang merupakan warga asli Minangkabau, Anda tentu sudah akrab ya dengan tradisi yang satu ini. Melamang adalah tradisi membuat lemang alias hidangan beras ketan yang dimasak dengan cara dibakar di dalam bambu. Memasak lemang semacam ini memakan waktu hingga berjam-jam lamanya, lho. Tentu Ia membutuhkan skill dan kesabaran ekstra selama proses pembuatannya ya?

Masih di area Sumatera Barat, masyarakat Minangkabau juga punya tradisi lain bertajuk tradisi Balimau. Tradisi ini menuntut kita untuk mandi dengan air jeruk nipis di sebuah sungai atau pemandian. Katanya sih, hal ini dimaksudkan agar sebelum memasuki Bulan Ramadhan, kita menjadi bersih secara lahiriah maupun secara batiniah. Hm, masuk akal juga!

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tetap Bisa Traveling Saat Puasa dengan Tips Berikut

Bali pun tak mau kalah nih, B’timers. Kendati mayoritas masyarakatnya beragama Hindu, namun Bali juga punya tradisi menarik di Bulan Ramadhan. Ia dijuluki tradisi Megibung. Dilakukan pada hari ke 10, 20 dan 30— Ia merupakan acara duduk melingkar sambil makan bersama nasi dan lauk pauk yang dihidangkan di atas daun pisang. Yang pasti, sudah tak diragukan lagi bahwa rasa kebersamaan sangatlah kental terasa pada tradisi muslim di Pulau Dewata ini. Semoga semua tradisi tadi dapat sennatiasa dilestarikan oleh generasi-generasi yang berikutnya ya, B’timers! (kps)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE