Tradisi Pasola Tradisi Lempar Lembing dari Sumba | Breaktime
Tradisi Pasola, Tradisi Lempar Lembing dari Sumba
21.07.2016

Pernah menyaksikan adu ketangkasan secara langsung, B’timers? Yuk, kita menginjakkan kaki sejenak di Sumba. Di sini ada satu tradisi unik yang mengutamakan ketangkasan untuk melakukannya. Namanya adalah Tradisi Pasola, B’timers. Tradisi milik Suku Sumba di Pulau Sumba ini terbilang unik, karena memadukan dua keahlian dalam satu permainan, B’timers.

Tradisi Pasola Tradisi Lempar Lembing dari Sumba | Breaktime
Kudanya pun didandani seperti kuda kesatria

Cerita unik dari Tradisi Pasola di Sumba

Pasola berasal dari kata sola atau hola yang berarti lembing atau tombak. Imbuhan yang didapatkannya memberikan arti saling. Jadi untuk Tradisi Pasola ini diartikan sebagai adu saling menombak atau menyerang dengan menggunakan lembing, B’timers. Di Sumba, Pasola adalah permainan ketangkasan melemparkan lembing atau tombak tumpul dari atas kuda kea rah lawan. Tradisi Pasola ini merupakan rangkaian upacara tradisional Suku Sumba yang masih menganut agama asli yang disebut Marapu, B’timers.

Legenda turun temurun Tradisi Pasola

Menurut legenda yang berkembang di masyarakat Sumba, Tradisi Pasola ini berasal dari kisah seorang janda cantik bernama Ratu Kaba di Kampung Waiwuang. Dia memiliki suami bernama Umbu Dulla, yang merupakan salah satu pemimpin di kampung tersebut.

Nah, suatu hari, sang suami pamit pada istrinya untuk pergi ke laut bersama dengan dua orang pemimpin adat lainnya, yaitu Ngongo Tau Masusu dan Yagi Waikareri. Dalam perjalanan, mereka berubah pikiran dan memutuskan untuk pergi ke selatan Pantai Sumba untuk bercocok tanam.

Karena tidak pulang dalam waktu yang cukup lama, rakyat pun menganggap mereka telah meninggal di lautan. Mereka pun mengadakan upacara perkabungan. Dan janda cantik ternyata terlibat hubungan asmara dengan Teda Gaipanora, pria dari Kampung Kodi.

Cinta mereka mendapatkan pertentangan. Tapi karena cinta sudah membutakan keduanya, mereka pun melakukan kawin lari. Bahkan kembalinya sang suami, Umbu Dulla tidak dihiraukan oleh Rabu Kaba. Sakit hati inilah yang menjadi awal mula dibuatnya Tradisi Pasola.

Wah, cukup menyedihkan, ya, cerita di balik Tradisi Pasola ini, B’timers? (NO)

Share This Article