Tradisi Makepung Di Bali Buat Kerbau Berdarah | Breaktime
Tradisi Makepung Di Bali Buat Kerbau Berdarah-Darah
29.11.2016

Bali sudah banyak dikenal bukan hanya indah karena alamnya, tetapi juga indah karena adat istiadat yang masih dipegang erat oleh masyarakatnya. Setuju, kan B’timers? Ini dia salah satunya, tradisi Makepung di Bali. Makepung adalah tradisi balap kerbau yang ada di Jembrana.

Apa itu Makepung?

Makepung sendiri dalam bahasa Indonesia berarti kejar-kejaran. Tradisi Makepung ini pada awalnya hanya sebagai permainan para petani yang dilakukan di sela-sela kegiatan membajak sawah di musim panen.

Apakah Makepung sama dengan karapan sapi di Madura? Tentu saja berbeda, namun keduanya serupa. Makepung yang dilakukan oleh masyarakat Jembrana ini memiliki keunikan dalam peraturannya.

Bagaimana permainannya?

Tradisi Makepung Di Bali Buat Kerbau Berdarah | Breaktime
Bali juga punya tradisi seru tiap tahunnya

Makepung adalah perlombaan pacu kerbau yang dilakukan oleh seorang joki. Dulunya Makepung ini hanya dilakukan oleh para petani, namun saat ini para laki-laki dari berbagau profesi juga mengikuti perlombaan ini.

Makepung mulai dilombakan pada tahun 1970an. Aturan mainnya pun berubah. Kerbau-kerbau yang ikut dalam perlombaan diberi kostum yang menarik. Track Makepung sendiri berupa tanah yang berbentuk U dengan panjang lintasan 1 – 2 km.

Pemenangnya tidak hanya ditentukan dari siapa yang berhasil mencapai garis finis, tetapi juga ditentukan dari jarak antar peserta. Seorang peserta akan dianggap menang bila mancapai garis finis dan mampu menjaga jarak dengan peserta di belakangnya sejauh 10 meter.

Jika jarak kurang dari 10 meter, maka yang dinyatakan sebagai pemenang adalah pasangan kerbau yang ada di belakangnya. Joki juga akan membawa tongkat kayu yang ditempeli paku, sehingga tak heran jika kerbau akan berdarah-darah.

Bagaimana cara pelestariannya?

Tradisi Makepung Di Bali Buat Kerbau Berdarah | Breaktime
Kerennya tradisi Makepung di Bali masih tetap lestari

Saat ini, tradisi Makepung tidak hanya menjadi tontonan masyarakat dan wisatawan. Tradisi ini juga memiliki sebuah turnamen yaitu Gubernur Cup.

Selain itu, tradisi ini juga sudah menjadi agenda tahunan masyarakat Jembrana. Mereka biasa melakukan tradisi ini pada musim panen yang berlangsung antara bulan April, Mei, atau Juni.

Wah, Anda bisa menikmati Bali dari sudut pandang berbeda nih B’timers. Salah satunya dengan menyaksikan acara-acara budaya yang dilakukan masyarakat Bali seperti Makepung ini. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE