Terus Berulang, Sampah Di Bali Makin Menjadi Perbincangan Dunia! | Breaktime
Terus Berulang, Sampah Di Bali Makin Menjadi Perbincangan Dunia!
08.03.2018

Bali sudah tersohor sebagai salah satu surga Indonesia di Dunia. Namun kini, wajah cantik Bali penuh sampah. Deklarasi 'darurat sampah' disematkan untuk Bali, kini telah jadi potret yang cukup memalukan akibat masalah sampah plastik. Dilansir dari Channel News Asia, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua setelah China. Ada sekitar 1,29 juta ton sampah yang setiap tahunnya diproduksi oleh Indonesia.

Baru- baru ini Seorang penyelam Inggris telah menangkap gambar dirinya yang mengejutkan ketika berenang melalui lautan sampah plastik di lepas pantai resort wisata Indonesia di Bali. Sebuah video singkat yang diposting oleh penyelam Rich Horner di akun media sosialnya dan di Youtube menunjukkan bahwa air dipenuhi dengan sampah plastik dan bungkus makanan.

"Kantong plastik, botol plastik, gelas plastik, lembaran plastik, ember plastik, sikat plastik, sedotan plastik, keranjang plastik, kantong plastik, kantong plastik, plastik, plastik," katanya, "Begitu banyak plastik!". Video tersebut menunjukkan Horner berenang melalui sampah plastik selama beberapa menit dan bercampur dengan beberapa sampah bahan organik.

Untuk itu diperlukan penanganan yang proaktif jika masalah ini tidak ingin berulang kembali. Semua pihak harus turut berpartisipasi termasuk pihak swasta yakni pengelola akomodasi pariwisata di Bali. Langkah preventif atau pencegahan juga perlu dilakukan, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di daerah sekitar pantai.

Inti dari semua persoalan sampah ini, pada akhirnya adalah untuk kemajuan dan kebaikan dunia pariwisata di Indonesia dan khususnya di pantai Bali. Untuk itu masyarakat pariwisata di kota Balipun harus terus menyadarkan dirinya bahwa keberadaan objek wisata ini selain berdampak ekonomi bagi masyarakat juga ada dampak sosial dan lingkungan, yang harus secara terus menerus diawasi dan dilindungi oleh masyarakat, dan untuk masyarakat pariwisata itu sendiri.



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE