Tertarik Ikut Tradisi Cari Jodoh a la Kotabaru? | Breaktime
Tertarik Ikut Tradisi Cari Jodoh a la Kotabaru?
31.07.2016

Hayooo, ada yang ikut kontak jodoh untuk memudahkan bertemu dengan belahan jiwanya, B’timers? Di Kalimantan, tepatnya Kalimantan Selatan, Kotabaru ada satu tradisi unik bagi para pemuda dan pemudi yang masih single, lho. Namanya adalah Mallassuang Manu. Wow, jika mendengar namanya, tradisi ini terdengar unik, ya? Nah, berikut kisah dari tradisi cari jodoh a la Kotabaru, B’timers!

Tertarik Ikut Tradisi Cari Jodoh a la Kotabaru? | Breaktime
Tradisi yang sempat tenggelam, kini dihidupkan kembali

Ritual khas pemuda dan pemudi Suku Mandar

Adalah Mallassuang Manu merupakan tradisi khas Suku Mandar yang tinggal di Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, B’timers. Caranya terbilang cukup unik, karena mereka menggunakan beberapa pasang ayam jantan dan betina yang dilepaskan di pantai. Ini adalah permohonan kepada Tuhan agar para pemuda pemudi segera mendapatkan jodohnya.

Tertarik Ikut Tradisi Cari Jodoh a la Kotabaru? | Breaktime
Perahu berisi makanan yang digunakan peserta ritual

Tradisi turun temurun berdasarkan legenda

Jika melihat dari prosesinya, Anda akan tahu jika tradisi unik ini telah berlangsung sejak lama dan dilakukan turun temurun. Legenda mengenai pulau, tempat di mana mereka melakukan ritual ini adalah sebuah pulau kecil berbentuk hati. Dikenal dengan Pulau Cinta oleh masyarakat setempat, B’timers. Nah, Anda tentu langsung paham, kan, kenapa mereka melakukannya di pulau tersebut?

Setelah melepaskan ayam, para peserta akan mengikatkan pita atau tali yang sudah diisi batu atau sapu tangan. Diikatkan di dahan maupun ranting di Pulau Cinta, yang nantinya harus diambil kembali jika mereka sudah mendapatkan jodohnya. Ritual manis yang unik dari Kotabaru ini tidak hanya dilakukan untuk mencari jodoh, lho. Diharapkan dengan jodoh ini mereka tidak terpisahkan oleh apapun.

Wow, menarik ya tradisi cari jodoh menggunakan ayam di Kotabaru? Anda yang belum bertemu jodoh, tertarik untuk mengikuti ritual unik ini, B’timers? (NO) 

Share This Article