Terbaru, Terkuaknya Misteri Pulau Rapa Nui! l Breaktime
Terbaru, Terkuaknya Misteri Pulau Rapa Nui!
06.08.2017

Pulau Rapa Nui, pulau yang menyimpan banyak sekali misteri. Pernah tahu pulau Rapa Nui? Mungkin beberapa dari B’timers belum tahu atau mungkin belum pernah mendengar Pulau Rapa Nui. Bagaimana dengan pulau Paskah? Mungkin nama  pulau Paskah lebih banyak dikenal oleh B’timers. Pulau Rapa Nui adalah nama lain dari Pulau Paskah B’timers.

Pulau Paskah ditemukan di tenggara samudra Pasifik. Pulau paskah disebut-sebut pulau yang begitu misterius karena daratannya hanya berupa dataran tandus B’timers. Ditambah lagi dengan adanya patung-patung kepala yang beratnya hingga 14 ton yang berada di seluruh pulau menambah daftar panjang pertanyaan tentang pulau paskah yang masih belum terjawab hingga saat ini. 

Banyak patung kepala misterius yang ditinggalkan begitu saja di pulau ini
Banyak patung kepala misterius yang ditinggalkan begitu saja di pulau ini

Setelah mengetahui fakta tentang pulau paskah, pertanyaan yang mungkin terlintas dalam pikiran B’timers adalah bagaimana mungkin dalam suatu pulau begitu tandus bahkan tidak ada 1 pohon pun? Menurut cerita, penduduk kuno asli pulau paskah sendiri lah yang menghancurkan pulau mereka. Hanya butuh berapa abad bagi mereka menghabiskan sumber daya pulau Paskah untuk menunjang kehidupan. Jika begitu kenyataannya ,bisa disebut penduduk pulau paskah sangat luar biasa karena dapat menghabiskan sumber daya begitu cepat. Itu semua karena mereka menebang pohon-pohon untuk dijadikan sebagai lahan pertanian dan hanya sedikit sekali yang disisakan untuk membuat kanoe atau perahu nelayan. Setelah membuka lahan pertanian dengan harapan untuk menghasilkan persediaan makanan, erosi tanah malah merusak lahan pertanian yang telah dibuat oleh penduduk.  

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Mengenal Sosok Maestro di Balik Tarian Bali

Namun, ada juga hipotesis lain yang mengatakan bahwa hilangnya pohon-pohon di pulau paskah disebabkan oleh tikus-tikus yang dibawa oleh pendatang Eropa pada tahun 1722. Bisa dibilang tikus-tikus tersebut sangat rakus ya B’timers hingga bisa menghabiskan seluruh pohon. Karen tikus-tikus memakan seluruh pohon, konon penduduk pulau paskah akhirnya memburu tikus-tikus tersebut untuk dijadikan makanan.

Diantara kedua cerita tersebut, nyatanya tidak ada yang bisa dibuktikan kebenarannya. Peneliti internasional justru mengungkapkan fakta baru tentang penduduk pulau paskah dengan melakukan analisis isotop karbon dan nitrogen sampel tulang dan tanaman yang berasal dari tahun 1400 Masehi.

Peta Pulau Rapa Nui alias Pulau Paskah
Peta Pulau Rapa Nui alias Pulau Paskah

Hasil dari penelitian begitu mengejutkan karena mengungkapkan fakta yang berkebalikan dengan cerita yang beredar loh B’timers. Jika menurut cerita yang beredar penduduk pulau paskah digambarkan begitu tamak, merusak alam hingga memakan tikus, fakta yang ditemukan adalah penduduk pulau paskah memiliki keahlian yang cukup baik dalam merawat alam dan memiliki makanan yang begitu beragam.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Usir Roh Jahat Dengan Kopi Hanya Di Ethiopia!

Setelah meneliti kerangka-kerangka dari pulau paskah, peneliti menemukan bahwa setengah protein dalam makanan yang dikonsumsi oleh penduduk berasal dari sumber kelautan. Penelitian juga mengungkapkan bahwa makanan penduduk pulau paskah juga adalah hasil pertanian yang sudah diolah. Hal ini menunjukkan bahwa penduduk pulau paskah lebih ahli di bidang pertanian dari pada yang penduduk sangka. Ternyata penduduk pulau paskah lebih hebat dari perkiraan sebelumnya B’timers karena dapat beradaptasi dan bertahan di lingkungan yang menantang seperti di pulau paskah.

Carl lipo, salah saorang tim antropolog dari Universitas Binghamton, New York bahkan berkata bahwa penduduk pulau paskah adalah penduduk yang cerdas karena mereka tahu bagaimana menggunakan sumber daya alam mereka.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Grojogan Sewu Jadi Saksi Kisah Mahabarata

Penanggalan radiokarbon juga menunjukkan bahwa tanah pulau di paskah berkembang dengan baik hingga akhirnya orang eropa mulai berdatangan pada abad ke 18. Jadi mungkin dapat diambil kesimpulan bahwa awal mula rusaknya sumber daya di pulau paskah adalah semenjak kedatangan orang Eropa B’timers.

Carl juga menambahkan bahwa terdapat upaya dari penduduk pulau paskah untuk memanipulasi tanah pertanian. Selain itu penduduk pulau paskah juga memiliki pengetahuan yang luas tentang bagaimana cara mengatasi tanah yang tidak begitu subur, cara memperbaiki kondisi lingkungan dan cara menghasilkan persediaan makanan berkelanjutan. 



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE