Sudah Tahukah Sejarah dan Asal Usul Nama Pempek? | Breaktime
Sudah Tahukah Sejarah dan Asal Usul Nama Pempek?
19.04.2017

Makanan khas Palembang, Pempek atau Empek-empek memang sudah bisa kita dtemukan di manapun di Indonesia. Cita rasanya yang khas dan unik, membuat Pempek ini memiliki penggemar setia. Berpadu sempurna dengan kuah pedas nan menyegarkan yang lengkap dengan irisan atau cincangan mentimun, potongan cabai rawit, hmm, kuah cuka kecap begitu meresap menggiurkan ke dalam pori-pori Pempek. Setiap suapannya senantiasa begitu menggoda. Nyam-nyam!

Sudah Tahukah Sejarah dan Asal Usul Nama Pempek? | Breaktime
Pempek Kapal Selam yang populer. Photo by Google

Pempek terbuat dari adonan tepung kanji dengan daging ikan yang telah digiling hingga lembut. Adonan ini dibumbui dengan bawang putih yang telah dihaluskan, penyedap rasa serta garam. Tidak ketinggalan, telur. Adonan diuleni hingga tercampur rata dan dikukus. Sebelum dihidangkan, Pempek akan digoreng terlebih dahulu hingga kering.

Baca juga: LEGENDA TELAGA BIRU MALUKU BUKTI RASA PATAH HATI

Di tahun 80-an, penjual Pempek biasanya memikul keranjang yang berisi Pempek. Mereka menjajakan dagangannya dengan cara berjalan kaki berkeliling, B’timers. Nah, jika mengingat sejaranya, makanan khas di Palembang ini sudah ada sejak awal masuknya bangsa perantau Tionghoa ke Tanah Palembang, lho. Di masa itu adalah masa kesultanan Mahmud Badaruddin II.

Sudah Tahukah Sejarah dan Asal Usul Nama Pempek? | Breaktime
Pempek Lenjer khas Palembang. Photo by Google

Ketika itu, Pempek dikenal dengan nama Kelesan. Makanan tersebut mendapatkan nama ini karena saat disimpan lama, makanan ini akan awet alias dikeles, B’timers. Dan selain itu, menurut sejarah, Pempek ini berasal dari nama apek atau pek-pek yang berarti paman dalam bahasa Tionghoa. Sementara untuk pengolahan Pempek terjadi karena hasil ikan yang begitu melipah, maka untuk mengawetkannya dibuat olahan Pempek yang bisa tahan jika disimpan dalam waktu yang lama.

Baca juga: TELUR DAN KELINCI PASKAH, INILAH DIA SEJARAHNYA!

Kedatangan perantau Tionghoa yang ternyata membawa inspirasi pembuatan Pempek karena makanan khas Tionghoa yang ikut masuk ke Palembang, yaitu Bakso Ikan, Kekian atau Ngohiang, B’timers. Pada masa lalu, bahan pembuatan Pempek adalah dari ikan belida. Namun sayangnya bahan utama pembuat Pempek satu ini terbilang mahal. Terlebih lagi jenis ikan ini pun semakin langka.

Sudah Tahukah Sejarah dan Asal Usul Nama Pempek? | Breaktime
Kuah Cuko nan menggoda. Photo by Google

Itu sebabnya mereka menggunakan ikan gabus untuk menggantikan bahan utama pembuatan makanan khas Palembang ini, B’timers. Tidak hanya ikan gabus, terkadang bahan pembuatannya juga berasal dari ikan putak, toman maupun bujuk. Sementara untuk ikan laut, digunakan tenggiri, kakap merah, parang-parang, ekor kuning hingga ikan sebelah bisa digunakan untuk membuat Pempek.

Baca juga: SEDUH CÀ PHÊ TRÚNG, KOPI PALING POPULER DI HANOI

Bahkan ada juga yang menggunakan ikan dencis, ikan lele maupun ikan tuna putih untuk membuatnya, lho. Disajikan bersama dengan kuah berwarna coklat yang disebut cuko, Pempek Palembang semakin lezat. Cuko ini diolah dari air yang direbus hingga mendidih, diberi tambahan gula merah, ebi atau udang kering, cabai rawit tumbuk, bawang putih dan dibumbui dengan garam.

Sudah Tahukah Sejarah dan Asal Usul Nama Pempek? | Breaktime
Irisan mentimun segar untuk Pempek. Photo by Google

Wah, penambahan cabai rawit memang bisa menambah selera makan, ya, B’timers? Rasanya nan pedas dan menyegarkan, semakin membuat Pempek populer. Tapi karena tidak semua menyukai rasa pedas, kuah Pempek pun mengalami penyesuaian. Jadi Anda dapat mendapatkan Pempek dengan kuah cuka dengan rasa yang manis, B’timers.

Disajikan bersama dengan irisan mentimun segar, serta mie kuning, seporsi Pempek bisa memberikan kepuasan dan rasa kenyang, kok. Terdapat aneka Pempek yang bisa Anda nikmati. Mulai dari Pempek Kapal Selam yang paling populer karena diisi dengan telur ayam utuh. Lalu ada pula jenis Pempek Lenjer, Pempek Bulat, Pempek Kulit Ikan, Pempek Pistel yang beisi irisan pepaya muda yang telah dibumbui, Pempek Telur Kecil hingga Pempek Keriting.

Nah, sudah tahu asal usul nama Pempek, kan, B’timers? (NO)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE