Sisi Lain Sumba Ada Di Kain Tenun & Parade Kuda | Breaktime
Sisi Lain Sumba Ada Di Kain Tenun & Parade Kuda
01.03.2017

Mendengar kata Pulau Sumba, yang terlintas di benak B'timers tentu destinasi wisata alam berupa bukit dengan kuda-kuda liar yang hidup bebas di padang savana
 
Sumba dan kuda memang tak bisa terpisahkan. Salah satu festival paling terkenal di Sumba, yakni Festival Pasola, juga menampilkan kuda sebagai salah satu obyek utama.
 
Untuk mempromosikan keindahan alam maupun budaya NTT, pemerintah setempat akan menggelar dua kegiatan bertaraf internasional di Pulau Sumba. Dua kegiatan besar itu yakni Parade Ribuan Kuda serta Festival Ekspo Tenun Ikat Internasional.

Sisi Lain Sumba Ada Di Kain Tenun & Parade Kuda | Breaktime
Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur identik dengan kuda liar dan padang rumput atau savana

Pihak terkait terus melakukan koordinasi dengan pemerintah dan empat kabupaten di Pulau Sumba untuk mempersiapkan kegiatan ini. Kegiatan parade ribuan kuda akan diselenggarakan menyatu dengan ekspo internasional tenun ikat dari empat kabupaten dengan melibatkan seluruh masyarakat di Sumba.
 
Agenda akbar ini menurut rencana akan digelar setelah event internasional Tour de Flores pada 9-14 Mei 2017. Menurut rencana kegiatan ini akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Sisi Lain Sumba Ada Di Kain Tenun & Parade Kuda | Breaktime
Kain tenun khas Sumba di Desa Adat Rende, Sumba Timur

Tahun lalu, beragam jenis kain tenun Sumba digelar dalam pameran bertajuk Wastra Sumba Warisan Dunia dari Indonesia di Museum Tekstil Jakarta yang menampilkan 80 lembar kain tradisional Sumba.
 
Untuk parade ribuan kuda akan dimulai dari Kota Waingapu (ibukota Kabupaten Sumba Timur) menuju Kota Waibakul (ibukota Kabupaten Sumba Tengah), dilanjutkan menuju Waikabubak (ibukota Kabupaten Sumba Barat) dan berakhir di Tambolaka (ibukota Kabupaten Sumba Barat Daya).

Sisi Lain Sumba Ada Di Kain Tenun & Parade Kuda | Breaktime
Wisatawan berfoto dengan kain tenun khas Sumba di Kampung Raja Praliu, Sumba Timur

Sedangkan untuk festival tenun ikat akan digelar di setiap ibukota kabupaten yang melibatkan semua masyarakat dan pemerintah. Rangkaian kegiatan ini untuk menciptakan branding dan menunjukkan kepada dunia bahwa pusat kuda sandel wood itu ada di Indonesia, khususnya Pulau Sumba di Provinsi NTT.
 
Tahun ini, wisatawan bisa menyaksikan Festival Pasola pada 16 hingga 20 Februari di Lamboya dan 17 sampai 21 Maret di Wanokaka. Sementara kain tenun bisa didapatkan di sejumlah desa adat di Sumba, yang cukup terkenal adalah Desa Adat Priliu dan Desa Adat Rende di Sumba Timur.

Nah, bisa banget kan liburan tahun ini buat rencana pergi ke Sumba untuk menikmati budaya cantik nan unik serta bawa oleh-oleh kain tenun khas Sumba.  (za)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE