Sejarah Kelam dari Terowongan-Terowongan di Asia | Breaktime
Sejarah Kelam dari Terowongan-Terowongan di Asia
18.01.2017

B’Timers, Anda mungkin telah sering mendengar terowongan-terowongan angker lengkap dengan ceritanya yang membuat bulu kuduk berdiri. Terowongan-terowongan tersebut pada umumnya memiliki cerita legenda arwah penasaran yang menghuni dan menghantui lokasi tersebut. Jika Anda termasuk orang yang gemar mencari tahu tentang peristiwa-peristiwa paranormal  Anda tentu akan sering menemukan lokasi dari terowongan-terowongan tersebut yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ada satu hal yang jauh lebih menyeramkan dari cerita-cerita hantu di terowongan? Apa lagi jika bukan jumlah nyawa dan teror yang dialami oleh para korban perang yang menghabiskan hampir seluruh masa hidupnya di dalam terowongan dan bahkan tidak jarang nyawa mereka melayang saat berada di dalam terowongan tersebut. Anda dapat merasakan penderitaan korban perang tersebut jika Anda berkunjung ke terowongan-terowongan peninggalan perang tersebut, apalagi jika Anda mengetahui sejarah kelam di balik dinding-dinding terowongan yang dingin tersebut. Yuk, beranikah Anda menjelajahi terowongan-terowongan di Asia ini?

Salah satu dari terowongan bersejarah di Asia yang paling terkenal adalah terowongan Cu Chi yang terletak di ibu kota Vietnam, yaitu Ho Chi Minh City. Untuk menelusuri terowongan peninggalan perang ini Anda harus menjelajah jauh ke bawah tanah dan meninggalkan gemerlap ibu kota yang ramai. Terowongan Cu Chi adalah terowongan yang dibangun oleh gerilyawan Perang Vietnam dalam perang melawan tentara Amerika Serikat. Terowongan ini memiliki tiga tingkat yang masing-masing dari tingkatan tersebut memiliki kedalaman hingga 12 meter. Pintu masuknya pun sangat kecil sehingga Anda perlu paling tidak memiliki figur tubuh yang sedang untuk memasuki terowongan tersebut. Wah bayangkan betapa susahnya bernapas dalam goa sedalam itu, ya? Dan seperti terowongan-terowongan bawah tanah pada umumnya, terowongan ini memiliki luas yang sempit dan sangat gelap, sehingga bagi Anda yang ingin menjelajah, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda tidak memiliki claustrophobia.

Sejarah Kelam dari Terowongan-Terowongan di Asia | Breaktime
Inilah terowongan yang menyimpan sejarah kelam Indonesia

Terowongan ini terbagi atas beberapa bagian dan masing-masing memiliki fungsi ruangan tersendiri, seperti dapur, rumah sakit untuk merawat tentara yang luka dan ibu-ibu hamil, hingga ruang hiburan seperti bioskop dan sanggar tari. Akan tetapi, seberapa nyamanpun tempat ini didesain tetap saja terowongan bawah tanah bukan merupakan tempat yang ideal untuk dijadikan hunian dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah korban jiwa yang meninggal di dalam terowongan tersebut, sebanyak 45.000 orang. Penyebab dari meninggalnya orang tersebut antara lain akibat luka peperangan dan wabah penyakit menular, terutama penyakit malaria.

Terowongan perang lain yang juga memiliki sejarah yang tidak kalah kelam adalah terowongan yang berada di tanah air, lebih tepatnya di kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Terowongan perang yang lebih populer dinamakan dengan Lobang Jepang ini dibangun pada masa kependudukan Jepang di Indonesia. Pada jaman itu, Jepang termasuk negara yang sangat aktif dalam kancah peperangan, dan untuk membendung serangan dari pihak Sekutu, Letjen Moritake Tanabe menginstruksikan anak buahnya untuk membangun sebuah bunker berbentuk terowongan yang digunakan untuk menampung persenjataan sekaligus sebagai markas bagi tentara Jepang untuk berlindung dari gempuran senjata tentara Sekutu.

Dinding-dinding dari terowongan ini merupakan saksi bisu dari penderitaan rakyat Indonesia semasa masa kependudukan penjajah Jepang. Untuk membangun terowongan dengan kedalaman hingga 49 meter ini, pemerintah militer Jepang memperkerjakan ratusan romusha yang berasal dari Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Dan tidak jarang, dalam proses pembangunan tersebut banyak nyawa dari para romusha yang melayang akibat kelaparan dan luka-luka.

Siksaan yang diterima oleh rakyat Indonesia tentu tidak berhenti di situ saja. Di dalam terowongan ini terdapat ruangan penjara dimana banyak tahanan perang disiksa, tahanan wanita diperkosa sebelum dibunuh, dan bagi tahanan yang tewas jasadnya akan dimutilasi dan potongan tubuhnya akan dibuang ke sebuah lubang kecil.

Menyeramkan sekali ya, B’Timers? Tidak ada salahnya juga untuk datang mengunjungi situs-situs bersejarah ini sebagai pengingat bahwa perang hanyalah akan menimbulkan kesengsaraan dimana-mana. (dkp)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE