Sehari di Yangon Bisa Kunjungi 5 Tempat Seru Ini | Breaktime
Sehari di Yangon Bisa Kunjungi 5 Tempat Seru Ini
05.11.2015

Bagi sebagian traveler, Myanmar mungkin belum menjadi destinasi yang masuk bucketlist Asia Tenggara seperti Thailand atau Vietnam. Namun Myanmar menyimpan berbagai keunikan dan keaslian, yang membuat kita seperti kembali ke masa lalu di era 70 dan 80an.

Saat tiba di Yangon International Airport pun suasana kembali ke masa lampau sudah begitu terasa, mulai dari ruang imigrasi yang cukup sederhana serta para penjemput dan sopir taksi yang memakai longyi, kain tradisional Myanmar sejenis sarung.

Begitu merasakan suasana lalu lintas di jalanan Yangon, suasana macet ala ibukota sudah sangat terasa. Yang unik, di Yangon tidak ada sepeda motor. Transportasi publik dalam kota di Yangon hanya ada dua: taksi dan bis kota yang umurnya lebih tua dari armada lama Kopaja di Jakarta.

Meski demikian, era keterbukaan informasi telah mengubah kultur masyarakat Yangon. Kedai kopi, cafe, fast food, smartphone, dan sejumlah brand ternama dunia telah hadir di kota ini. Dan berikut beberapa destinasi yang bisa dikunjungi pada hari pertama tiba di Yangon (sebelum melanjutkan perjalanan ke Bagan atau kota-kota lainnya di Myanmar).

Sehari di Yangon Bisa Kunjungi 5 Tempat Seru Ini | Breaktime
Shwedagon Pagoda, tempat wajib dikunjungi saat traveling ke Yangon

 1. Pagoda Shwedagon

Ibarat belum ke Jogja kalau belum ke Malioboro, begitu pula dengan Yangon. Pagoda Shwedagon adalah tempat yang wajib dikunjungi saat traveling ke eks ibukota Myanmar ini. Waktu terbaik untuk berkunjung ke Shwedagon adalah sore hingga petang. Pemandangan langit sore yang berpadu dengan stupa emas Shwedagon akan menjadi memori tersendiri di Yangon. Kenakan pakaian tertutup bila masuk ke area pagoda.

Sehari di Yangon Bisa Kunjungi 5 Tempat Seru Ini | Breaktime
Danau Kandawgyi yang berada di pusat kota Yangon

 2. Danau Inya and Kandawgyi

Di tengah suasana panas, terik, dan kemacetan kota Yangon, ada dua lokasi yang menawarkan kesejukan dan ketentraman, yaitu Danau Inya dan Danau Kandawgyi. Letak dua danau ini berdekatan dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Dari dua danau ini juga tampak stupa Pagoda Shwedagon. Waktu terbaik berkunjung ke danau ini adalah pada sore hari ketika menjelang sunset.

Sehari di Yangon Bisa Kunjungi 5 Tempat Seru Ini | Breaktime
Suasana di dalam area Bogyoke Aung San Market

 3. Bogyoke Aung San Market

Bogyoke Aung San Market merupakan pasar tradisional paling populer dan menjadi tujuan wisata di Yangon. Terletak di jantung kota, Bogyoke sangat mudah dikunjungi dari segala penjuru downtown Yangon. Terdapat lebih dari 1500 stand yang menjual beragam barang dan souvenir. Pada bulan April, pasar ini identik dengan festival Zay Thingyan, dimana anak-anak berpakaian tradisional dan toko-toko menyumbangkan kue-kue lokal seperti Monte Lone Yay Paw, Thargu, dan Shwe Yin Aye.

Sehari di Yangon Bisa Kunjungi 5 Tempat Seru Ini | Breaktime
Sule Pagoda, bangunan suci di tengah pusat kota Yangon

 4. Botahtaung dan Sule Pagoda 

Yangon bisa disebut sebagai "Kota Seribu Pagoda". Hampir di tiap sudut kota terdapat pagoda yang bisa dikunjungi. Namun dua pagoda utama yang layak menjadi tujuan saat liburan singkat di Yangon adalah Pagoda Botahtaung dan Pagoda Sule. Botahtaung terkenal dengan bangunan seperti labirin berlapis emas, sementara Sule merupakan pagoda unik yang berada di tengah-tengah perempatan jalan di pusat kota Yangon.

Sehari di Yangon Bisa Kunjungi 5 Tempat Seru Ini | Breaktime
Menu Myanmar yang sangat terasa dipengaruhi menu ala India

 5. Hunting Kuliner

Meskipun pilihan streetfood di Yangon tak sebanyak di Thailand atau Hanoi, namun menemukan berbagai panganan dan jajanan unik di kota ini tetaplah menjadi hal menarik. Stand kuliner banyak terdapat di sekitar Bogyoke Market dan Sule Pagoda. Selain itu Yangon juga dikenal dengan kopi dan teh tarik Myanmar.

Secara umum, Yangon memang belum seperti kota metropolitan Jakarta, Kuala Lumpur, bahkan Bangkok. Meski demikian, wisatawan bisa merasakan keunikan dan keaslian masyarakat Myanmar di kota ini. Kita akan disambut senyum ramah meski mayoritas belum lancar berbahasa Inggris. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sekitar Oktober hingga Januari. (za)

Share This Article