Saparan Bekakak, Ritual Menyembelih Pengantin | Breaktime
Saparan Bekakak, Ritual Menyembelih Pengantin
26.10.2016

Yogyakarta merupakan kota dengan seribu kebudayaan. Salah satunya adalah upacara Bekakak atau Saparan. Disebut Saparan karena upacara ini dilakukan pada bulan Syafar. Saparan Bekakak ini dilaksanakan di Desa Ambarketawang, Gamping.

Sejarah

Ritual ini dilakukan sebagai bentuk permohonan keselamatan warga Gamping ini terdapat sepasang pengantin bekakak. Awalnya upacara ini dilakukan terinspirasi dari kisah sepasang pengantin yang meninggal di Gunung Gamping.

Konon, Sri Sultan Hamengkubuwono I bersama dengan seorang abdi dalemnya yang bernama Ki Wirosuto menggali batu kapur yang digunakan untuk membuat keratin Yogyakarta. Namun, tiba-tiba banyak korban berjatuhan akibat penggalian tersebut.

Saparan Bekakak, Ritual Menyembelih Pengantin | Breaktime
Mengarak pengantin bekakak yang akan disembelih

Sultan HB I pun melakukan tapa di Gunung Gamping untuk mencari petunjuk. Setan-setan penunggu meminta sepasang pengantin untuk dikorbankan. Namun sang Sultan melakukan tipu muslihat dengan mengorbankan sepasang boneka. Tipuan itu berhasil dan hingga sekarang tradisi tersebut dilakukan.

Keunikan

Pelaksanaan Saparan Bekakak ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu midodareni pengantin bekakak, kirab bekakak, penyembelihan pengantin bekakak, dan sugengan ageng. Pembuatan pengantin bekakak dilakukan dua hari sebelum acara. Wanita menyiapkan bahan-bahan mentah dan pria membuat bonekanya.

Saparan Bekakak, Ritual Menyembelih Pengantin | Breaktime
Anak-anak ini menjadi anak genderuwo. Hiii…

Pada saat upacara, pengantin bekakak diarak menuju Gunung Gamping dan Gunung Kiling untuk disembelih di sana. Kemudian melakukan penyebaran gunungan dan potongan tubuh bekakak. Satu hal yang unik adalah adanya sekelompok anak-anak berjumlah 50 orang yang berperan sebagai anak genderuwo pada upacara ini.  Anak-anak tersebut menjadi simbol dedemit yang sedang bersukaria mendapat korban sepasang pengantin.

B’timers juga bisa ikut serta dalam arak-arakan ini, lho! Acara bisanya dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Wah, sepertinya seru ya menjadi bagian dari satu upacara adat Saparan Bekakak di Yogyakarta! (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE