Pesona Tanaman Langka Bunga Bangkai Raksasa | Breaktime
Pesona Tanaman Langka Bunga Bangkai Raksasa
04.11.2017

Bunga bangkai atau yang memiliki nama latin Amorphophallus titanium merupakan jenis flora endemik khas Sumatra, Indonesia. Berbagai pelestari flora saat ini telah melakukan upaya untuk melestarikan tanaman yang tergolong unik dan langka tersebut, salah satunya di Kebun Raya Cibodas. B’timers tentunya sudah sering mendengar soal bunga bangkai meski belum melihatnya secara langsung. Salah satu kekayaan flora Indonesia tersebut terkenal dengan bunga berukuran raksasa yang mencapai 2 hingga 3 meter.

Namun tahukah Anda bahwa menyebut tanaman Amorphophallus titanium sebagai bunga merupakan hal yang kurang tepat? Tanaman raksasa yang pertama kali ditemukan di Bengkulu tersebut sebenarnya terdiri dari beberapa bunga yang berkumpul di pangkal tangkai / spadix dan tersembunyi di balik selubung merah marun di dasar tanaman / spathe. Amorphophallus titanium lebih populer disebut sebagai bunga bangkai karena mengeluarkan aroma menyengat yang menyerupai daging busuk. B’timers yang memiliki indra penciuman normal tentunya akan merasa terganggu dengan aroma bunga bangkai yang sama sekali tak sedap.

Uniknya, aroma busuk tersebut justru memikat para serangga untuk berduyun-duyun mendatangi si bunga bangkai. Serangga yang tertarik datang dengan adanya bau busuk tersebut pada akhirnya akan membantu proses penyerbukan bunga. Tak hanya dari bau busuk, kerumunan serangga juga akan tergoda oleh pancaran panas yang dihasilkan bunga bangkai, mirip dengan daging busuk yang sesungguhnya. Begitu memasuki bungga, serangga akan terselimuti dengan serbuk sari bunga. Nantinya, serbuk tersebut akan tersebar di berbagai tempat lainnya yang didatangi para serangga. 

Pesona Tanaman Langka Bunga Bangkai Raksasa | Breaktime
Bunga bangkai merupakan salah satu tanaman endemik khas Indonesia

Selain nama latin Amorphophallus titanium, tanaman tersebut banyak diskenal juga dengan nama titan arum, bunga suweg raksasa, maupun kibut. Sama-sama berasal dari Bengkulu, Sumatra, Indonesia, Amorphophallus titanium seringkali tertukar dengan Rafflesia arnoldi yang juga berukuran raksasa dan menguarkan bau busuk mirip bangkai. Selain banyak ditemukan di Indonesia, bunga bangkai kini telah ebrhasil dibudidayakan di Benua Amerika, tepatnya di Taman Botani di Universitas Kalifornia, Berkeley. Sejak ditanam pada tahun 2009 silam, kuncup Amorphophallus titanum berhasil mekar pada Juli 2015.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Vlog Jokowi Buat Mandalika Jadi Magnet Baru Lombok

Tanaman langka dengan proses pertumbuhan yang terbilang lama dan hanya mampu mekar selama kurang lebih tiga hari sebelum layu tersebut diberi nama Trudy dan menjadi daya tarik wisata tersendiri di Negeri Paman Sam tersebut. Apabila bunga bangkai di Kalifornia harus dibudidayakan terlebih dahulu, terdapat kisah menarik mengenai mekarnya bunga bangkai di Nusantara baru-baru ini. Sekitar tahun 2013, tunas aneh tumbuh dengan sendirinya di pekarangan rumah Warjono dan Yunarsih di Dusun Liyangan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Sempat dikira bunga kantil pada saat masih berbentuk kuncup, tanaman tersebut perlahan tumbuh besar dan mekar sempurna menyerupai bunga bangkai, meski tidak mengeluarkan aroma busuk khas.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kondisi Keluarga Steve Irwin Setelah 11 Tahun Tiada

Disebut juga dengan bunga suweg oleh penduduk setempat, tanaman tersebut biasanya mengeluarkan bunga yang berukuran lebih kecil pada musim pancaroba. Tanaman tersebut baru saja berkembang dengan ukuran yang relatif besar menyerupai bunga bangkai sungguhan yang banyak dibudidayakan di berbagai Kebun Raya. Sayangnya, hingga kini belum ada penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah tanaman tersebut tergolong ke dalam jenis Amorphophallus titanium

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Menikmati Mekarnya Sakura Dengan Cara Ini!

Agar kelestarian tanaman yang tergolong unik dan langka tersebut masih tetap terjaga, upaya budidaya telah dilakukan oleh berbagai lembaga ilmiah dan pecinta flora, termasuk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Tahun 2016 kemarin, koleksi bunga bangkai milik Kebun Raya Cibodas baru saja mekar untuk kedua kalinya. Sayangnya, banyak pengunjung yang usil melemparkan barang-barang ke dalam mulut bunga bangkai. Agar perkembangan tanaman tersebut tidak terhambat dan memasuki kepunahan, dilakukan upaya pelestarian berupa mengawinkan bunga bangkai tepat setelah bunganya mekar.

Pihak LIPI mengaku bahwa elemen wisata tak lagi menjadi prioritas utama di Kebun Raya Cibodas, namun lebih mengutamakan pada penelitian dan konservasi. Belum lagi dengan banyaknya faktor-faktor pertumbuhan bunga bangkai yang masih belum diketahui kebenaran ilmiahnya secara pasti. Tak hanya di Indonesia, upaya pelestarian serupa juga dilakukan di Taman Botani Amerik Serikat yang telah menghasilkan bunga bangkai yang mekar pada tahun 2013 dan 2016. Tanaman Amorphophallus titanum koleksi Kebun Raya Cibodas sendiri diperkirakan akan mekar sempurna sekitar tanggal 1 hingga 3 November 2017. Apakah B’timers tertarik menyaksikan sendiri kemegahan tanaman yang tingginya hingga kini telah mencapai 155 cm tersebut? (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE