Perang Nasi Bungkus Tolak Bala Warga Kediri | Breaktime
Perang Nasi Bungkus untuk Tolak Bala Warga Kediri
25.10.2016

Ada banyak budaya dan tradisi unik di Indonesia yang menjadi daya tarik wisatawan. Salah satunya di kota Kediri. Sebuah kota kecil yang terletak di Jawa Timur. Kediri ternyata punya sejarah panjang, wisata menarik, dan tradisi unik yang harus Anda ketahui. Khususnya masyarakat di desa Blimbing, kecamatan Gurah, kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Masyarakat di desa ini memiliki sebuah tradisi dalam memperingati perayaan bersih desa. Namnya tradisi perang nasi bungkus. Anda pasti langsung membayangkan mengapa nasi bungkus menjadi senjata dalam perang? Eits! Ini bukan perang dengan musuh, B’timers. Perang nasi bungkus ini bertujuan untuk menolak bahaya yang mengancam warga desa.

Perang Nasi Bungkus Tolak Bala Warga Kediri | Breaktime
Ini, nih nasi bungkus yang jadi senjata untuk perang!

Dalam tradisi ini, nasi dibungkus dengan menggunakan daun pisang dan dijadikan sebagai senjata warga untuk saling serang. Sudah pasti nasi akan berhamburan keluar, namun permainan tidak berhenti sampai disitu. Nasi yang telah berhamburan diambil dan dipadatkan kembali yang kemudian dilempar tanpa bungkusan.

Perbedaan perang nasi bungkus dengan perang lain ini adalah tidak adanya kawan karena semua peserta adalah lawan. Setiap orang diperbolehkan menjadi peserta, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Saat perang nasi bungkus dilakukan tidak akan ada warga yang marah karena kegiatan ini adalah cara untuk melakukan tolak bala dan dilakukan setahun sekali saat bulan besar dalam kalender Jawa.

Perang Nasi Bungkus Tolak Bala Warga Kediri | Breaktime
Inilah perang yang membuat warga justru tertawa senang

Nasi bungkus yang digunakan pun merupakan hasil sumbangan dari warga. Mereka berniat untuk memberi sumbangan tersebut karena limpahan rejeki yang diberikan oleh Tuhan. Nasi bungkus yang disumbangkan pun tidak dipatok, semua terserah oleh warga yang ingin menyumbang.

Jadi, itulah sedikit ulasan tentang perang nasi bungkus yang dilakukan oleh warga kabupaten Kediri. Ada-ada saja melakukan perang dengan senjata nasi bungkus. Semoga saja tradisi ini tetap lestari, ya B’timers. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE