Upacara Ngurek Bali Buat Penonton Bergidik! | Breaktime
Ngeri, Upacara Ngurek Bali Buat Penonton Bergidik!
27.12.2016

Sudah bukan rahasia umum jika Bali memiliki beragam adat dan budaya. Tak hanya budaya dengan penuh unsur keindahan, Bali pun ternyata menyimpan tradisi ekstrem yang membuat ngeri penontonnya. Namanya tradisi Ngurek. Mengapa disebut sebagai tradisi ekstrem?

Bagaimana tidak, tradisi Ngurek yang hampir mirip dengan debus ini mempertontonkan seseorang yang menyakiti dirinya sendiri dengan menusukan keris ke tubuhnya. Tetapi semua itu dilakukan secara tidak sadar atau kesurupan.

Hampir sebagian besar masyarakat di seluruh wilayah Bali masih melakukan tradisi ini. Tradisi Ngurek disebut juga dengan Ngunying. Masyarakat Bali mempercayai bahwa dengan melakukan tradisi Ngurek ini merupakan manifestasi dari pengabdian kepada Sang Hyang Widhi Wasa.

Tradisi ini memiliki sejarah yang panjang, B’timers. Diawali dengan makna kata Ngurek yang berasal dari kata ‘urek’ yang artinya melobangi atau tusuk. Tradisi ini tidak memiliki kapan pastinya mulai dilakukan oleh masyarakat Bali. Tetapi masyarakat percaya bahwa Ngurek dilakukan sejak jaman kerajaan. 

Upacara Ngurek Bali Buat Penonton Bergidik! | Breaktime
Tradisi Ngurek di Bali yang bikin ngeri! (Photo by Google)

Saat itu Raja ingin membuat pesta dengan tujuan untuk menunjukkan rasa syukur kepada Sang Pencipta dan sekaligus menyenangkan hati para prajuritnya. Tak hanya berisi Ngurek saat itu, ada juga sabung ayam hingga pertujukan tari.

Seperti yang dijelaskan di awal bahwa tradisi ini menusukan keris ke tubuh secara tidak sadar. Ternyata tidak hanya keris yang digunakan, tetapi juga tombak atau senjata tajam lainnya. Sama halnya dengan debus, tradisi ini tidak hanya dibantu dengan kekuatan ghaib, tetapi juga mengandalkan ketahanan dan kekebalan tubuh seseorang. Tetap saja, tradisi ini memiliki satu pantangan, yaitu seseorang yang akan melakukan tradisi Ngurek dianjurkan untuk selalu rendah hati dan tidak sombong.

Tradisi ini sebenarnya bertujuan untuk membuat manusia yakin kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ketika manusia tersebut yakin pada Tuhan, maka akan selalu ada pertolongan berupa anugerah dan berkah dari Tuhan. Hmm… filosofinya bagus banget ya, B’timers. Anda berani menonton tradisi Ngurek khas Bali ini? (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE