Mengulik Cerita di Balik Menara Siger di Lampung | Breaktime
Mengulik Cerita Unik di Balik Menara Siger di Lampung
17.07.2016

Mungkin tak banyak yang mendengar destinasi wisata ini di Lampung. Well, padahal ada satu spot yang ada di Lampung yang cukup banyak menarik perhatian pengunjung, lho, B’timers. Namanya Menara Siger. Yuk, mengulik cerita unik di balik Menara Siger berikut ini, B’timers!

Menara Siger, yang berdiri di titik nol Sumatera

Tak jauh dari Pelabuhan Bakauheni, Anda akan melihat bangunan yang berdiri dengan megahnya. Spot ini menjadi kebanggaan masyarakan Lampung. Menjulang pada ketinggian 110 meter di atas permukaan air laut dan tepat menghadap gerbang masuk Pelabuhan Bakauheni, bangunan yang menjadi landmark Provinsi Lampung ini merupakan titik nol selatan Sumatera.

Menara Siger namanya, B’timers. Menara dengan bentuk unik ini diresmikan oleh Gubernur Sjahroedin Z.P. pada 30 April 2008. Sembilan kerucut berwarna kuning keemasan berderet memanjang. Bentuk ini ternyata diadaptasi dari bentuk mahkota pengantin wanita, atau siger dalam adat Lampung. Sementara jumlah pucuk merupakan simbol sembilan bahasa yang ada di Lampung.

Mengulik Cerita di Balik Menara Siger di Lampung | Breaktime
Dari kejauhan Menara Siger menyambut Anda di Lampung

Bangunan dengan desain tahan guncangan dan angin

Seorang arsitek asli Lampung, Ir H. Anshori Djausal M. T. yang mendesain Menara Siger, B’timers. Teknik khusus yang menjadi konstruksi bangunan ini membuatnya tahan guncangan dan terpaan angin, dengan sistem konstruksi yang mirip rangka jaring laba-laba yang kokoh. Sementara ornament interior serta eksterior banyak mengadaptasi bentuk dalam motif kain tapis khas Lampung.

Anda akan langsung melihat Menara Siger dari kejauhan, jika menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni, B’timers. Saat menjelang fajar dan cuaca sedang cerah, Anda akan diberikan pemandangan indah matahari terbit yang memukau dari pelataran sebelah timur Menara Siger. Sayangnya masih banyak yang belum mengenal destinasi wisata yang satu ini, B’timers.

Yuk, injakkan kaki di Menara Siger yang merupajan kilometer nol Sumatera di sebelah selatan, B’timers! (NO)

Share This Article