Mengenal Lebih Dalam Suku Baduy dari Historinya | Breaktime
Mengenal Lebih Dalam Suku Baduy dari Historinya
02.06.2016

Urang Kanekes atau Orang Baduy adalah suatu kelompok masyarakat adat sub-etnis Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten, B’timers. Sebenarnya kata Baduy berasal dari sebutan para peneliti Belanda yang tampaknya menyamakan mereka dengan kelompok Arab Badawi. Kemungkinan lain, adalah karena adanya Sungai Baduy dan Gunung Baduy yang terletak di bagian utara wilayah tersebut.

Sejarah kehidupan suku Baduy

Ada pakaian wajib yang harus dikenakan suku Baduy, seperti baju berwarna putih, kain sarung hitam, dan ikat kepala putih. Dan jika mereka melakukan perjalanan ke Baduy Luar atau ke luar wilayah Baduy, makan mereka harus mengganti pakaian menjadi berwarna hitam.

Hal tersebut adalah sesuatu yang wajib karena merupakan amanah dari nenek moyang. Tak hanya masalah pakaian saja, B’timers. Mereka pun harus taat pada peraturan mengenai rumah dan perabotan yang digunakan.

Mengenal Lebih Dalam Suku Baduy dari Historinya | Breaktime
Ada banyak hal untuk dipelajari saat berkunjung ke suku Baduy

Kepercayaan yang dianut

Urang Kanekes menganut kepercayaan Sunda Wiwitan, yang mengatakan bahwa amanah leluhur adalah segalanya. Dan jika ada yang tidak menaatinya, mereka akan terkena sanksi adat. Bahkan bisa dikeluarkan dari Baduy Dalam, lho.

Karena dikenal dengan suku yang paling dekat dengan alam, mereka menggunakan bahan dari alam untuk membangun rumah, seperti kayu, bamboo, ijuk dan daun pohon aren yang diikat menggunakan tali. Selain itu setiap rumah harus menghadap utara dan selatan.

Tidak ada pembeda strata sosial

Memang sangat sulit membedakan strata sosial maupun tingkat kekayaan warga Baduy. Pembeda kaya dan miskin bagi mereka hanya terlihat dari jumlah Leuit atau lumbung padi yang letaknya cukup jauh dari area perkampungan mereka.

Walaupun tidak mengenyam pendidikan formal, namun anak-anak suku Baduy tetap mendapatkan pelajaran secara turun temurun. Khususnya yang berkaitan dengan adat istiadat warisan nenek moyang. Itulah mengapa mereka tetap menghormati alam.

Mengenal Lebih Dalam Suku Baduy dari Historinya | Breaktime
Tak mengenyam pendidikan tak berarti membuat mereka tak berpendidikan

Hmm, meski terlihat sederhana, ternyata banyak pelajaran yang perlu kita tiru dari mereka dalam menghargai kehidupan dan alam, ya, B’timers? (NO)

Share This Article