Mengenal Belitung Dari 3 Tradisi Unik Ini! | Breaktime
Mengenal Belitung Dari 3 Tradisi Unik Ini!
16.02.2017

Nama Beitung memang sudah tak asing lagi di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Ini karena Belitung terkenal dengan wisata baharinya yang luar biasa. Siapa sih yang nggak suka pantai? Hampir semua B’timers pasti suka, kan dengan pantai dan laut. Tak bisa dipungkiri, suasana pantai dan laut memang memberikan ketenangan dengan hamparan pasir yang lembut, suara deburan ombak, dan angin sepoi-sepoi.

Namun, Belitung rupanya tak hanya berpotensi untuk urusan destinasi laut yang menawan. Tahukah Anda bahwa ternyata Belitung juga tak lepas dari budaya dan tradisi leluhurnya yang pantas untuk diketahui lebih dalam. Kali ini Breaktime akan mengajak Anda untuk mencari tahu dan mengupas budaya dan tradisi apa saja yang unik khas Belitung.

Mengenal Belitung Dari 3 Tradisi Unik Ini! | Breaktime
Beripat Beregong (Photo by Google)

Beripat beregong jadi budaya Belitung yang pertama yang akan dikupas. Budaya ini merupakan tradisi masyarakat Belitung untuk mengetes kejantanan seorang pria dengan cara saling memukul dengan menggunakan rotan. Mendengar definisinya saja bisa dibayangkan kalau tradisi ini cukup ekstrem, ya B’timers.

Tradisi ini berawal dari sebuah desa bernama Kelekak Gelanggang yang memiliki seorang gadis cantik. Gadis itu membuat para pria ingin mempersuntingnya. Orang tuanya bingung, sampai akhirnya mereka mengadakan sayembara dengan mengadakan pertandingan pukul-pukulan memakai rotan. Peraturannya adalah barang siapa yang punggungnya terpukul, maka ia dinyatakan kalah. Pertandingan tersebut diiringi dengan iringan alat musik.

Tradisi ini bisa ditemui saat tradisi tahunan Marastaun. Ternyata untuk persiapannya cukup banyak. Para pemain juga harus mendapatkan ijin dari tetua adat yang ada di Belitung. Tradisi ini juga dihadiri oleh tetua adat, juru pisah, dan pencatat jumlah pukulan. Rotan yang digunakan pun juga harus diberi jampi-jampi yang dipercaya mampu menahan sakit.

Mengenal Belitung Dari 3 Tradisi Unik Ini! | Breaktime
Nirok (Photo by Google)

Selanjutnya adalah tradisi Nirok yang merupakan kegiatan menombak ikan di sungai dan dilakukan secara berkelompok. Tradisi ini memiliki makna rasa kekeluargaan, kekompakkan, dan menjaga kelestarian lingkungan. Ikan-ikan yang didapat biasanya akan dijual atau dimakan bersama-sama warga.

Tradisi Nirok juga menggunakan senjata, namun senjatanya tradisional yaitu berupa alat dari kayu dengan mata besi. Senjata ini pun memiliki nama, namanya adalah tirok. Kapan tradisi ini dilakukan? Biasanya dilakukan pada saat musim kemarau, sebelum air mulai surut dan kering.

Orang-orang yang melakukan nirok harus memiliki pikiran yang tenang dan penuh konsentrasi, karena jika tidak demikian maka ikan-ikan tidak akan terlihat. Pada intinya, para pemain ini memiliki keahlian yang luar biasa.

Mengenal Belitung Dari 3 Tradisi Unik Ini! | Breaktime
Buang Jong (Photo by Google)

Masih ada satu lagi tradisi khas Belitung yang harus dikenal, yaitu Buang Jong. Tradisi ini adalah tradisi menghanyutkan perahu. Tradisi ini dilakukan oleh Suku Sawang yang dulunya hidup terapung di atas laut. Tradisi ini dilakukan antara bulan Agustus-November dimana cuaca laut sedang sangat buruk.

Buang Jong dilakukan sebagai simbol Suku Sawang memohon keselamatan pada dewa laut. Perahu yang digunakan adalah perahu mainan yang terbuat dari kayu jeruk atau bambu. Perahu tersebut lengkap dengan nahkoda, rumah, dan kue. Tradisi ini berlangsung selama dua hari dan diawali dengan melakukan ritual Berasik.

Nah, itulah beberapa budaya masyarakat Belitung yang ternyata unik banget, ya B’timers. Kalau penasaran, Anda bisa datang ke Belitung saat tradisi-tradisi tersebut sedang berlangsung. Bisa mengenal Belitung lebih dalam melalui budayanya. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE