Mari Mengenal Tari Ranup Lampuan nan Unik | Breaktime
Mari Mengenal Tari Ranup Lampuan nan Unik
28.08.2016

Banyak sekali jenis seni tari di Indonesia. Begitu beragam jenis tarian Indonesia dan salah satu bentuk nyatanya adalah seni tari Ranup Lampuan. Tari Ranup Lampuan merupakan tari tradisional yang berasal dari daerah Aceh. Masyarakat Aceh biasa menunjukkan tarian ini untuk acara penyambutan yang biasanya dibawakan oleh penari wanita dengan menggunakan daun sirih sebagai suguhan yang melambangkan tanda terima kasih masyarakat setempat. Tarian ini cukup terkenal dan sering ditampilkan untuk menyambut para tamu terhormat.

Nah, di balik seni tari ini sudah pasti ada sejarahnya sendiri. Tari Ranup Lampuan ini diciptakan oleh seniman terkenal asli Aceh bernama Yusrizal. Beliau menciptakan tarian ini tepatnya pada tahun 1959. Kata ‘Ranup’ di ambil dari bahasa Aceh yang berarti sirih, untuk kata ‘Lampuan’ diambil dara kata ‘Puan’ dalam bahasa Aceh yang berarti wadah atau tempat. Tari tradisional ini melengkapi adat Aceh dalam menyambut tamu terhormat.

Mari Mengenal Tari Ranup Lampuan nan Unik | Breaktime
Tari Ranup Lampuan, Aceh

Dari beberapa sumber sejarah, Tari Ranup Lampuan mengalami beberapa perubahan hingga saat ini. Awalnya tarian ini hanya dibawakan oleh beberapa orang wanita diiringi dengan musik orchestra dan band. Tepat pada tahun 1959 tari tradisional ini dirubah dengan menambah 3 orang penari pria di mana 2 pria sebagai pengawal menggunakan pedang dan 1 pria lainnya memegang vandel namun tahun 1966 formasi kembali seperti sediakala. Perubahan pada Tari Ranup Lampuan berhenti pada tahun 1972, perubahannya terletak pada masuk pengiringnya dengan menggunakan alat tradisional.

Untuk kostum yang digunakan di sini adalah baju tradisional Aceh di mana menggunakan songket sebagai sabuk dan menggunakan kerudung sebagai penutup kepala. Tarian ini berfungsi untuk menyambut dengan hormat para tamu penting yang datang. (naf)

Share This Article