Lebih Dekat dengan Suku Bugis dan Tradisinya! | Breaktime
Lebih Dekat dengan Suku Bugis dan Tradisinya, yuk!
15.07.2016

Suku Bugis atau disebut juga To’ Ugi adalah salah satu dari sekian banyak suku yang ada di Indonesia, B’timers. Sejatinya suku ini menempati wilayah di Pulau Sulawesi bagian selatan. Tapi sekarang, suku Bugis sudah menyebar luas ke seluruh Nusantara. Ciri utama yang bisa langsung kita ketahui  yaitu dari bahasa dan adat-istiadat yang melakat sangat erat. Yuk, mengenal lebih dekat Suku Bugis dan tradisi mereka dengan mengintip sejarahnya, B’timers!

Mengenal sejarah dan awal mula Suku Bugis

Suku Bugis sebenarnya tergolong ke dalam beberapa suku dari Melayu Deutero, B’timers. Mereka masuk ke Indonesia setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia, yaitu Yunan. Kata Bugis sendiri berasal dari kata To Ugi, yang berarti orang bUgis. Dan penamaan ini merujuk pada raja pertama Kerajaan Cina yang terdapat di Pammana, Kabupaten Wajo, yaitu La Sattumpugi.

Lebih Dekat dengan Suku Bugis dan Tradisinya! | Breaktime
Ini pakaian tradisional yang dikenakan oleh perempuan Suku Bugis

Bahasa yang digunakan oleh Suku Bugis

Hmm, jika mereka berasal dari bangsa Melayu, maka bahasa yang mereka gunakan tidak jauh dari Bahasa Melayu, kan? Uniknya masing-masing kabupaten Bugis memiliki dialeknya sendiri dalam penggunaan Bahasa Bugis, B’timers. Sementara untuk penulisan tradisional yang mereka gunakan adalah aksara Lontara.

Adat istiadat Suku Bugis yang unik dan menarik

Dalam budaya Suku Bugis sebenarnya ada tiga hal yang bisa memberikan gambaran mengenai budaya orang Bugis, B’timers. Yang paling melekat hingga kini adalah konsep ade, siri na pesse. Dalam bahasa Indonesia, Ade adalah adat istiadat. Dan meskipun zaman sudah semakin modern, namun adat istiadat mereka ini masih dijunjung tinggi hingga saat ini, lho.

Ada empat jenis adat yang masih mereka pegang, yaitu ade maraja yang hanya digunakan oleh kalangan raja dan para pemimpin. Ade puraono yang digunakan dalam masyarakat secara turun temurun. Ade assmaturukeng merupakan adat yang ditentukan melalui kesepakatan. Terakhir ada ade abiasang, adat yang sudah dipakai sejak dulu dan hingga sekarang masih diterapkan.

Wow, menarik ya, B’timers? (NO)

Share This Article