Kisah Sangkuriang Jatuh pada Bidadari Cantik | Breaktime
Kisah Sangkuriang yang Jatuh pada Bidadari Cantik
07.09.2016

Sudah pernah menginjakkan kaki di perahu yang terbalik di Bandung, B’timers? Dengan ketinggian yang mencapai lebih dari 2.000 meter, Tangkuban Parahu memiliki udara yang sejuk. Tak heran, gunung satu ini dikelilingi oleh pepohonan pinus dan hamparan kebun teh. Nah, selain keunikan tersebut, ada kisah legenda yang menyertai munculnya gunung berbentuk seperti perahu terbalik ini, lho, B’timers!

Kisah Sangkuriang Jatuh pada Bidadari Cantik | Breaktime
Keindahan yang berasal dari legenda mengharukan

Legenda rakyat mengenai kisah Sangkuriang

Pada mulanya di khayangan ada sepasang dewa dan dewi yang berbuat kesalahan. Dan untuk menebus kesalahan tersebut, mereka menjalani masa hukuman di bumi dalam wujud hewan. Sang dewa berubah menjadi anjing bernama Tumang, sementara sang dewi menjadi celeng bernama Wayung Hyang. Kedua hewan tersebut harus menjalani hukuman dengan bertapa jika ingin kembali ke khayangan.

Nah, ketika itu Raja Sungging Perbangkara tengah berburu di tengah hutan. Dia membuang air seninya di daun keladi. Di saat yang sama, Wayung Hyang yang kehausan meminum air seni tersebut, membuat sang dewi secara ajaib hami dan melahirkan bayi yang cantik jelita. Sang putri yang akhirnya ditemukan oleh raja diberi nama Dayang Sumbi alias Rarasati.

Kisah Sangkuriang Jatuh pada Bidadari Cantik | Breaktime
Tangkuban Parahu bersembunyi di balik awan

Dayang Sumbi bertapa demi hindari perang

Setelah tumbuh dewasa, karena kecantikannya, Dayang Sumbi menjadi pusat perhatian di antara para raja. Bahkan untuk mendapatkannya, hampir terjadi perang jika saja Dayang Sumbi tidak mengasingkan diri ke sebuah bukit hanya ditemani si Tumang. Keajaiban ternyata masih belum berhenti, B’timers. Saat itu Dayang Sumbi menjatuhkan alat tenun dan terlalu malas untuk mengambilnya.

Terucap sumpah yang akhirnya disesali Dayang Sumbi, karena harus menikahi Tumang. Pada akhirnya sang keturunan dewi tersebut melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Ketampanan dan kekuatannya adalah karena karunia dari sang dewa. Dia pun tumbuh menjadi pria kuat dengan wajah nan rupawan. Karena kesalahan yang dilakukannya, Dayang Sumbi pun mengusir Sangkuriang.

Namun mereka tetap berjodoh untuk bertemu kembali. Dan pertemuan kedua mereka pun melibatkan asmara dari Sangkuriang terhadap Dayang Sumbi. Keinginan kuat Sangkuriang untuk menikahi Dayang Sumbi membuatnya rela untuk melakukan syarat apapun yang diberikan sang dewi tersebut. Dia pun membuat perahu dan telaga hanya dalam waktu semalam.

Sayangnya, kesaktian Sangkuriang tidak mampu menyelesaikan permintaan Dayang Sumbi. Karena marah, diapun melempar perahu yang sudah setengah jadi. Pada akhirnya sang dewi berhasil melarikan diri dengan bantuan Sang Hyang Tunggal karena diubah menjadi setangkai bunga Jaksi. Hmm, kasih yang tak sampai memang selalu mengharukan, ya, B’timers? (NO) 

Share This Article