Kisah Di Balik Pemberian Nama Kota Samarinda | Breaktime
Kisah Di Balik Pemberian Nama Kota Samarinda
18.09.2016

Sebelum dikenal dengan nama Samarinda, kota ini merupakan Kerajaan Kutai Kartanegara yang berdiri pada tahun 1300 Masehi. Kerajaan Kutai dulu berdiri di hilir Sungai Mahakam dari arah tenggara Samarinda. Asal usul nama Samarinda memiliki sejarah yang panjang.

Semua berawal saat pecahnya perang Gowa. Pasukan Belanda yang dipimpin oleh Laksamana Speelman menyerang Makassar dari jalur laut. Saat itu Belanda membantu Arung Palakka untuk membebaskan Bone dari jajahan Sultan Hasanuddin yang merupakan Raja Gowa.

Pada akhirnya, Kerajaan Gowa mampu dikalahkan dan Sultan Hasanuddin menandatangani perjanjian yang dikenal dengan nama Perjanjian Bungaya pada tanggal 18 November 1667. Meskipun dikeluarkannya Perjanjian Bungaya, tidak membuat orang Bugis Wajo diam begitu saja. Mereka tetap melakukan perlawanan secara gerilya pada Belanda.

Kisah Di Balik Pemberian Nama Kota Samarinda | Breaktime
Perang Gowa yang menjadi awal mula munculnya nama Kota Samarinda

Namun, ada juga di antara mereka yang pindah ke pulau lain seperti pasukan yang dipimpin oleh La Mohang Daeng Mangkona. Mereka hijrah ke Kerajaan Kutai pada 1668. Mereka disambut baik oleh Sultan Kutai.

Pasukan ini menempati lokasi sekitar kampung Melantai. Sebelumnya mereka membuat sebuah perjanjian dengan Sultan Kutai untuk bersedia membantu Sultan menghadapi Belanda. Sultan Kutai menamai daerah tempat tinggal mereka dengan nama Sama Rendah.

Hal ini karena mereka membuat perkampungan di Tanah Rendah yang merupakan daerah pertahanan Kerajaan Kutai dari serangan bajak laut asal Filipina. Alasan lain dari nama tersebut agar semua penduduk, baik asli maupun pendatang, memiliki derajat yang sama.

Semakin hari, semakin kemari, penyebutan nama tempat tersebut menjadi Samarinda. Namun, tetap saja memiliki makna yang sama. Jadi, itulah sejarah asal usul nama Kota Samarinda yang terletak di Pulau Kalimantan ini, B’timers. (vpd)

Share This Article