Kisah Candi Mendut di Magelang Jawa Tengah | Breaktime
Kisah Candi Mendut di Magelang Jawa Tengah
18.06.2016

Di Indonesia, ada banyak sekali wisata sejarah yang bisa dikunjungi. Mulai dari museum hingga candi yang bangunannya sangat kuno dan kental dengan nuansa budaya. B’timers tentu tahu candi-candi besar yang terkenal seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Namun, bukan candi-candi tersebut, kali ini kita akan membahas salah satu candi yang ada di Jawa Tengah, yakni Candi Mendut. Bagaimana kisah Candi Mendut?

Berlokasi di kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, candi ini adalah candi yang dibangun dengan corak Buddha. Candi ini berada sangat dekat dari Candi Borobudur, lho, hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari sana.

Soal pendiriannya, Candi Mendut ini didirikan pada masa pemerintahan Raja Indra. Dibangun di dinasti Syailendra, terdapat prasasti yang menyebutkan tentang pembuatan bangunan suci oleh raja Indra, prasasti tersebut adalah prasasti Karangtengah dengan tarikh 824 Masehi.

Wenuwana adalah nama dari bangunan suci tersebut, di mana artinya adalah “hutan bambu”. Kata “hutan bambu” itu dihubungkan dengan Candi Mendut oleh seorang arkeolog Belanda yang bernama J.G. de Casparis. Di Candi Mendut sendiri, terdapat hiasan dinding berupa ukiran-ukiran unik.

Kisah Candi Mendut di Magelang Jawa Tengah | Breaktime
Relief yang ada di Candi Mendut

Ada empat macam relief yang menceritakan kisah Candi Mendut:

Brahmana dan kepiting

Ini adalah lukisan yang berkisah tentang hewan kesayangan seorang brahmana bernama Dwijeswara. Kepiting bernama Astapada ini dijumpainya saat ia bersembahyang di gunung.

Angsa dan kura-kura

Kali ini adalah relief yang bercerita tentang sepasang sahabat hewan yaitu kura-kura dan angsa. Ada kura-kura jantan dan betina bernama Durbudi dan Kacapa, sementara angsa jantan dan betina bernama Cakrangga dan Cakranggi.

Dharmabuddhi dan Dustabuddhi

Relief yang satu ini mengisahkan tentang anak-anak saudagar yang bersahabat, yakni Dharmabuddhi dan Dustabuddhi. Dustabuddhi berbohong dan menuduh Dharmabuddhi, namun ulah Dustabuddhi ketahuan dan akhirnya ia dihukum.

Dua ekor burung betet

Cerita tentang dua ekor burung betet yang bersaudara tertuang dalam relief ini. Betet yang satu mendapat didikan dari seorang penyamun, dan yang satunya dididik oleh seorang pendeta.

Wah, relief-relief yang memiliki kisah unik, ya? Selain itu juga banyak pelajaran moral yang bisa dipetik dari kisah Candi Mendut yang tertuang dalam relief tersebut, B’timers. (md)

Share This Article