Kesenian Papua yang Hampir Luntur, Suling Tambur | Breaktime
Kesenian Papua yang Hampir Luntur, Suling Tambur
29.06.2016

Ketika Anda mendengar “suling”, pasti sudah banyak yang tahu. Namun bagaimana jika Breaktime kali ini menyebutkan “suling tambur, B’timers? Mungkinkah itu suling yang ditambur alias dipukul. Hmm, daripada semakin sembarangan jawabannya, yuk kita intip saja kesenian suling tambur dari Indonesia bagian timur berikut ini, B’timers!

Kesenian Papua yang Hampir Luntur, Suling Tambur | Breaktime
Pria pribumi berotot ini yang menabuh tambur

Kesenian suling tambur yang istimewa

Dan ternyata kecanggihan alat musik modern yang ada, tidak mampu mengalahkan pesona kesenian tradisional di beberapa daerah di Indonesia, lho, B’timers, khususnya di Papua. Hal ini bisa kita buktikan, bahwa masih banyak ditemukannya perajin musik tradisional yang hingga kini tetap lestari. Sebut saja suling tambur yang berasal dari Danau Sentani.

Kesenian suling tambur ini sebenarnya merupakan kesenian musik yang terdiri dari dua alat musik yang berbeda, B’timers. Seperti namanya, suling tambur, terdiri atas alat musik suling dan juga tambur. Well, meskipun demikian, namun ketika dimainkan mereka masih menambahkan beberapa alat musik lainnya, seperti tifa, alat musik pukul khas Papua.

Kesenian Papua yang Hampir Luntur, Suling Tambur | Breaktime
Pria yang memainkan musik, wanita yang menari

Kenalan lebih dekat dengan alat musik tambur

Nah, kalau suling tentu kita sudah mengenalnya, bukan? Ya, alat musik tiup yang terbuat dari batang bambu. Sementara tambur sendiri adalah alat musik pukul. Tambur adalah alat musik yang terbuat dari kulit dan diberi bingkai, B’timers. Dan jangan salah, karena semua alat musik yang dimainkan dalam kesenian suling tambur ini mereka buat sendiri, lho.

Ketika kesenian tambur dimainkan, akan diawali dengan pukulan tambur yang pelan, lalu secara tiba-tiba pukulan akan dikeraskan seperti genderang perang, B’timers. Hal tersebut dilakukan agar mendapat harmonisasi yang selaras dengan sulingnya. Saat alat musin dimainkan, para penari yang terdiri dari wanita akan mulai mengikuti irama musik.

Hmm, budaya dan kesenian Indonesia memang tak ada habisnya, ya, B’timers? Contohnya saja kesenian suling tambur ini. (NO)

Share This Article