Gajah di Kamboja Mati Setelah Angkut Turis | Breaktime
Kasihan, Gajah di Kamboja Mati Setelah Angkut Turis
13.05.2016

Seekor gajah di Angkor Wat, Kamboja dikabarkan mati setelah mengangkut wisatawan pada 25 April lalu. Adalah Sambo, gajah tua berusia lebih dari 40 tahun, yang terkapar tak bernyawa setelah berjalan selama 40 menit, membawa dua wisatawan antara dua candi di kompleks arkeologi kuno tersebut.

Seorang dokter hewan menetapkan bahwa Sambo mati karena serangan jantung akibat suhu tinggi dan kurangnya angin, seperti yang dikutip Phnom Penh Post dari Surat kabar Oan Kiri. Menurut pemberitaan, Angkor Elephant Company telah ‘mempekerjakan’ Sambo sejak 2001 silam. Mereka mengatakan perusahaan sangat sedih dan merasa kehilangan serta menderita kerugian.

Gajah di Kamboja Mati Setelah Angkut Turis | Breaktime
Sambo yang meninggal karena demam tinggi hingga 40¬0¬¬¬C

Di pihak lain, sebuah petisi untuk tak lagi menggunakan gajah sebagai angkutan wisata muncul ditujukan untuk asosiasi perlindungan dan pengelolaan wilayah di Angkor Wat (ASPARA). Mereka tidak ingin kejadian Sambo menimpa gajah-gajah lain yang seharusnya malah dilindungi. Petisi tersebut sukses mengumpulkan lebih dar 14 ribu tanda tangan hanya dalam waktu 2 hari.

“Sudah waktunya untuk mengakhiri naik gajah. Kematian, harus menjadi wake-up call bagi masyarakat dan industri pariwisata untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk mengakhiri praktik mengerikan ini,” bunyi petisi tersebut. “Tidak boleh ada hal seperti bebas menaiki gajah lagi. Wisatawan mungkin berpikir menunggang gajah saat berlibur hanya 'sekali dalam seumur hidup'. Namun tolong sadarilah ‘sekali seumur hidup’ Anda berarti seumur hidup kesengsaraan bagi hewan liar termasuk gajah.”

Gajah di Kamboja Mati Setelah Angkut Turis | Breaktime
Aktivitas gajah mengangkut wisatawan

Sementara itu, foto Sambo yang mati tergeletak di tanah telah dibagikan di Facebook oleh lebih dari 10 ribu akun. Bulan lalu, kelompok Perlindungan Hewan Dunia (WAP) mengumumkan telah berhasil mendapatkan dukungan lebih dari 100 operator perjalanan dalam upaya untuk menghentikan penyalahgunaan gajah untuk hiburan.

Selamat jalan, Sambo. (nap)

Share This Article