Jalan-jalan Hemat Akhir Pekan di Bangkok | Breaktime
Jalan-jalan Hemat Akhir Pekan di Bangkok
12.09.2015

Melemahnya nilai tukar Rupiah dan beberapa mata uang regional terhadap US Dollar akhir-akhir ini memang berdampak pada hampir semua sektor ekonomi, tak terkecuali pariwisata.

Tapi lesunya ekonomi tak harus menyurutkan minat kita untuk tetap jalan-jalan. Terlebih, beberapa negara di Asia Tenggara menawarkan berbagai atraksi wisata dengan biaya yang cukup terjangkau untuk wisatawan Indonesia.

Salah satu negara yang menjadi tujuan favorit saya untuk backpacking Asia Tenggara dengan budget tak terlalu besar adalah Thailand. Negeri Gajah Putih menawarkan berbagai atraksi wisata, mulai budaya, kuliner, dan wisata alam.

Transportasi dari berbagai kota besar di Indonesia menuju Thailand pun kini semakin mudah dengan adanya maskapai berbiaya rendah (LCC). Saat ini sudah ada direct flight dari Medan, Jakarta, dan Surabaya menuju Bangkok. Bila tak ada penerbangan langsung, Singapura dan Kuala Lumpur merupakan dua lokasi transit sebelum terbang ke Thailand, terutama Bangkok.

Jalan-jalan Hemat Akhir Pekan di Bangkok | Breaktime
Wat Po, Salah Satu Kuil Paling Populer di Bangkok

Tips bagi yang suka hunting tiket murah, Bangkok memiliki bandara LCC di Don Mueang Airport (DMK). Beberapa maskapai yang terbang dari dan ke bandara ini biasanya menerapkan tarif lebih rendah daripada maskapai yang terbang dari Bandara Suvarnabhumi Bangkok (BKK).

Berlibur ke Bangkok pun relatif bisa direncanakan kapan saja dan tak perlu cuti panjang untuk mengeksplor kota metropolitan ini. Bahkan libur akhir pekan pada Sabtu-Minggu pun bisa kita gunakan untuk jalan-jalan singkat menikmati wisata belanja dan kuliner di Bangkok.

Jalan-jalan Hemat Akhir Pekan di Bangkok | Breaktime
Serangga goreng dan bakar, kuliner ekstrem khas Bangkok, berani coba?

Setelah menempuh penerbangan Jakarta-Bangkok pada Jumat sore, saya langsung menuju penginapan di Khaosan Road. Kawasan ini cukup populer di kalangan turis backpacker karena tersedia banyak penginapan budget, wisata belanja, kuliner street-food, hingga idan bar yang ramai hingga dini hari.

Jalan-jalan Hemat Akhir Pekan di Bangkok | Breaktime
Patung Reclining Buddha yang terdapat di dalam Wat Po

Penggemar kuliner ekstrim juga bisa mencicip aneka menu yang tak biasa di kawasan ini, mulai dari serangga goreng hingga kalajengking bakar, termasuk aneka seafood dari kepiting, gurita, hingga daging buaya.

Hari ke dua di Bangkok bisa kita manfaatkan untuk one day trip kota ini. Mulai dari Grand Palace yang ramai dengan turis-turis Asia, keindahan Wat Arun dan Patung Emas Reclining Buddha di Wat Pho. Bila belum puas, perjalanan masih bisa dilanjutkan ke kuil Ananta Samakhorn yang beberapa bagiannya terbuat dari emas dan perak.

Sore hingga malam, penikmat belanja bisa menghabiskan waktu di MBK, pusat perbelanjaan terbesar di Bangkok yang juga berdekatan dengan mall-mall modern seperti Siam Paragon dan Siam Center. Bagi yang menyukai suasana romantis, Asiatique The Riverfront bisa menjadi pilihan. Lokasinya berada di dermaga tepi sungai Chao Phraya.

Jalan-jalan Hemat Akhir Pekan di Bangkok | Breaktime
Menikmati Bangkok dengan transportasi air khas Thailand

Hari ke tiga di Bangkok sebaiknya ambil penerbangan sore atau malam untuk kembali ke Indonesia agar kita masih bisa berkunjung ke Damnoen Saduak Floating Market, pasar terapung terbesar di Asia Tenggara yang berjarak kurang lebih 45 menit perjalanan dari pusat kota Bangkok.

Baca Juga : BANGKOK PUNYA WAT ARUN, DI PHUKET ADA WAT CHALONG

Bila perjalanan anda bertepatan dengan akhir pekan, tak ada salahnya juga menyempatkan mampir di Chatucak Weekend Market, pasar kaki lima terbesar di Bangkok dengan ribuan gerai yang menawarkan barang berharga murah. Lokasi Chatucak relatif dekat dengan pusat kota dan bisa dijangkau dengan kereta LRT.

Tips:

- Berpakaian sopan dan tertutup menjadi kewajiban tiap pengunjung saat memasuki area kuil-kuil di Thailand, seperti Grand Palace, Wat Pho, Wat Arun, dan Ananta Samakhorn.

- Pusat-pusat perbelanjaan dan tourist attraction di Bangkok sudah terhubung transportasi umum, mulai dari bis kota, MRT, LRT, dan transportasi air di sungai Chao Phraya. Kita bisa menggunakan model transportasi umum tersebut untuk menghemat anggaran selama keliling Bangkok.

- Cuaca siang hari di Bangkok cukup terik. Bawalah air mineral kemanapun pergi, jaga hidrasi, termasuk untuk menghindari alergi terhadap makanan tertentu, seperti seafood dan streetfood.

 - Tak ada salahnya mempelajari beberapa kata sapaan yang lazim digunakan di Bangkok, seperti Sawadikhap (ucapan salam) dan Khapkunkhap (terima kasih).

Share This Article