Indahnya Sunset di Kampung Ujung Labuan Bajo | Breaktime
Indahnya Sunset di Kampung Ujung Labuan Bajo
20.01.2016

Labuan Bajo merupakan salah satu kota paling favorit di kawasan timur Indonesia. Kota pelabuhan yang tak terlalu besar ini berkembang sangat pesat seiring banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo dan destinasi lainnya di Flores. Denyut kehidupan Labuan Bajo kini berdetak sangat cepat. Hotel budget, hotel mewah, hingga restoran-restoran berkualitas banyak bermunculan di sekitar kawasan pelabuhan.
Namun ada satu yang tak berubah dari Labuan Bajo, yaitu keramahan masyarakatnya dan kelezatan kulinernya. Sebagaimana kota pelabuhan pada umumnya, mayoritas kuliner di Labuan Bajo didominasi oleh menu seafood. Salah satu pusat kuliner yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Kampung Ujung.
Kampung Ujung terletak sekitar 150 meter dari Pelabuhan Labuan Bajo, wisatawan yang datang dari arah pelabuhan hanya perlu belok kiri dan jalan kaki selama kurang lebih 10 menit untuk mencapai kawasan ini.
Sejumlah warung kuliner di Kampung Ujung mulai ramai pada sore hingga malam hari. Pada pagi hingga siang hari, kawasan ini ramai oleh pedagang ikan, mengingat lokasinya yang bersebelahan dengan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) setempat.

Indahnya Sunset di Kampung Ujung Labuan Bajo | Breaktime
Suasana di Labuan Bajo saat siang hari

Saat malam hari, aroma ikan bakar dan bumbu seafood di area kuliner Kampung Ujung ini ibarat menyapa dan mengajak wisatawan untuk duduk dan menikmati ikan bakar di tepi laut. Beberapa menu khas Kampung Ujung Labuan Bajo di antaranya adalah ikan kakap merah, tuna, cumi, sotong, dan udang. Harganya pun relatif bersahabat di kantong traveler yang makan beramai-ramai di lokasi ini.
Bagi mereka yang tidak mengonsumsi makanan laut, ada beberapa warung yang menjual menu lalapan, nasi goreng, mie, dan bakso. Mayoritas masakan non-seafood ini dijual oleh pendatang asal Jawa. Menginap satu malam di Labuan Bajo sudah cukup untuk bisa merasakan sebagian kecil dari keindahan kota pelabuhan ini. Mulai dari sunset yang mempesona hingga kuliner yang menggoda selera.

Menuju Labuan Bajo

Lewat laut, wisatawan bisa menuju Labuan Bajo dari pelabuhan Sape di Pulau Sumbawa dengan kapal ferry yang berangkat setiap hari jam 9 pagi. Kedua pelabuhan ini ditempuh dalam waktu sekitar 7 jam dengan harga tiket penumpang sebesar Rp 60 ribu.
Apabila melalui jalur udara, terdapat penerbangan setiap hari dari Denpasar di Bandara Komodo Labuan Bajo. Setelah melalui renovasi, bandara ini sudah bisa dilandasi oleh pesawat jenis Boeing dan Airbus setelah sebelumnya hanya cukup untuk pesawat baling-baling alias ATR.

Hm, tidakkah pesonanya menggoda B’timers untuk segera melancong ke Labuan Bajo? (ZA)

Share This Article