Hue, Pesona Kota Kuno di Bekas Ibukota Vietnam | Breaktime
Hue, Pesona Kota Kuno di Bekas Ibukota Vietnam
16.07.2017

B'timers yang sudah berkunjung ke Vietnam setidaknya pernah singgah di Ho Chi Minh City (Saigon) atau di ibukota negara, Hanoi. Dua kota metropolitan ini menjadi hub utama traveler yang liburan di Vietnam.

Tapi untuk menjelajah dan mengenal lebih jauh kehidupan warga lokal Vietnam, banyak destinasi selain Ho Chi Minh City dan Hanoi yang bisa dijelajahi. Kali ini saya mengarahkan destinasi pada Hue, kota kecil di kawasan tengah Vietnam.

Hue terkenal sebagai destinasi sejarah karena kota ini pada zaman dulu merupakan pusat Kerajaan Nguyen dari abad ke-17 hingga abad 19 saat diperintah oleh Raja Nguyen Phuc Anh. Dinasti feodal ini mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1802 saat Hue ditetapkan sebagai ibukota negara.

Sisa-sisa kejayaan Kerajaan Nguyen berupa istana, candi, pagoda, kuil, dan makam masih banyak ditemui di Hue. Karena nilai sejarah yang tinggi pula kota ini juga telah ditetapkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.

Hue, Pesona Kota Kuno di Bekas Ibukota Vietnam | Breaktime
Salah satu sudut bangunan di gerbang Forbidden City Hue

Meskipun banyak sisa-sisa peninggalan masa lalu, tidak lantas membuat Hue menjadi kota yang terkesan mistis atau menyeramkan. Arus modernisasi membuat kota ini sangat nyaman bagi traveler. Sudah ada hotel-hotel mulai kelas backpacker hingga bintang lima, coffee shop tempat anak muda nongkrong, dan toko-toko souvenir yang selalu ramai oleh wisatawan.

Di Hue, destinasi pertama yang saya kunjungi adalah Imperial Citadel, sebuah istana yang dikelilingi benteng kokoh. Istana yang pembangunannya memerlukan periode 27 tahun ini selesai dibangun pada tahun 1832, saat diperintah oleh Kaisar Minh Mang. Istana ini berada tepat di tepi sungai Huong dengan luas total 10 kilometer persegi.

Pada salah satu gedung di dalam istana masih terdapat kursi emas yang merupakan tahta raja. Pengunjung tidak diperbolehkan mengambil foto di dalam ruangan ini. Setelah keluar gedung, terdapat sebuah bangunan dimana wisatawan bisa berfoto dengan pakaian khas kerajaan di area Forbidden City.

Hue, Pesona Kota Kuno di Bekas Ibukota Vietnam | Breaktime
Imperial Citadel merupakan bangunan paling megah di kota kuno Hue

Setelah Imperial Citadel, wisatawan biasanya mengunjungi Pagoda Thien Mu yang berada tepat di sisi Perfume River. Di tempat ini wisatawan bisa naik perahu dengan pemandangan Pagoda Thien Mu. Waktu terbaik berkunjung ke tempat ini adalah saat sunset.

Di kawasan barat Perfume River terdapat bangunan kuno nan megah yang merupakan makam Kaisar Minh Mang. Tak jauh dari lokasi ini juga terdapat spot terkenal lainnya yaitu Thanh Toan Bridge, jembatan kuno bergaya Jepang yang dibangun pada abad ke-17 oleh Raja Le Hien Tong.

Hue, Pesona Kota Kuno di Bekas Ibukota Vietnam | Breaktime
Pilar-pilar merah yang masih kokoh di Forbidden City

Akomodasi dan transportasi

Pusat kota Hue sudah cukup modern dan ramah bagi wisatawan. Homestay, hostel dormitory, hotel budget, sampai hotel bintang tiga dan empat banyak ditemui di pusat kota Hue. Lakukan booking secara online sebelum tiba di kota ini untuk menghindari kesulitan booking di lokasi.

Cara terbaik menikmati kota kecil yang tenang dan nyaman ini adalah dengan menyewa sepeda atau motor. Biaya sewa sepeda per hari mulai USD 1 dan sewa motor per hari USD 4. Apabila tak ingin repot, B'timers juga bisa melakukan pemesanan city tour dari hotel atau agen perjalanan.

Hue, Pesona Kota Kuno di Bekas Ibukota Vietnam | Breaktime
Salah satu gerbang masuk Forbidden City di Hue

Menuju Hue

Pesawat: Hue memiliki bandara yang melayani penerbangan domestik dari Hanoi dan Ho Chi Minh City, yaitu Phu Bai Airport. Jarak dari bandara ke kota sekitar 15 kilometer dengan tarif taksi sekitar 250 ribu VND.

Kereta api: Hue bisa ditempuh dengan kereta api dari Hanoi dan Ho Chi Minh City, namun dengan perjalanan cukup lama sekitar 12 jam. Stasiun kereta di Hue terdapat di Le Loi Road, sebelah selatan Ben Ngu River. Dari lokasi ini B'timers tinggal naik taksi atau ojek menuju hotel di Hue.

Bis: Naik bis merupakan cara termurah, tapi memakan waktu paling lama- untuk menuju Hue dari kota-kota lain di Vietnam. Southern Bus Station di Phia Nam Station melayani rute-rute di kawasan selatan Vietnam seperti Da Nang dan Ho Chi Minh City.



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE