Haji Lane, Sudut Anti-Mainstream Di Singapura | Breaktime
Haji Lane, Sudut Anti-Mainstream Di Singapura
05.10.2017

Hai B'timers, berencana liburan ke Singapura dalam waktu dekat dan mencari spot-spot foto baru yang Instagram-able? Haji Lane pantas kamu masukkan dalam list liburanmu di Singapura.

Singapura memang identik dengan gedung-gedung modern dan pusat-pusat perbelanjaan mewah. Siapa tak kenal kawasan Orchard dan hotel mewah Marina Bay Sands.

Tapi di balik itu semua masih ada spot-spot tersembunyi yang anti-mainstream di Negeri Singa. Seperti yang saya kunjungi kali ini, Haji Lane.

Haji Lane, Sudut Anti-Mainstream Di Singapura | Breaktime
Salah satu cara termudah menuju Haji Lane adalah dengan naik MRT
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Rayakan Hari Batik dengan Jenis Batik Nusantara

Haji Lane berada di kawasan Kampong Glam, berdekatan dengan Arab Street dan bangunan masjid paling terkenal di Singapura, Masijd Sultan.

Kawasan ini identik dengan bangunan rumah-rumah tua yang dipercantik sedemikian rupa, dihias cat warna-warni yang menjadikan tiap sudutnya sebagai obyek foto wisatawan.

Haji Lane terletak tepat di seberang Bussorrah Street yang terkenal dengan banyaknya cafe bergaya Timur Tengah, Turki, dan Pakistan. Selain cafe, di kawasan ini juga terdapat restoran, toko-toko souvenir, butik, dan hostel atau penginapan dormitory.

Haji Lane, Sudut Anti-Mainstream Di Singapura | Breaktime
Lorong jalan di Haji Lane penuh dengan grafiti cantik

Meskipun B'timers tak sempat nongkrong di salah satu cafe atau berbelanja souvenir, Haji Lane tetap menarik dikunjungi karena banyaknya toko-toko cantik dan grafiti sebagai spot foto yang Instagram-able.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Pulau Timor, Surga Cendana yang Tak Lagi Mewangi

Tapi siapa sangka, Haji Lane yang sekarang begitu cantik ini dulunya adalah kawasan kumuh tempat keluarga Melayu berkumpul sekaligus sebagai asrama haji bagi mereka yang akan bepergian ke Mekah. Dari sinilah sebutan "Haji" muncul untuk nama jalan ini.

Haji Lane, Sudut Anti-Mainstream Di Singapura | Breaktime
Grafiti-grafiti cantik di Haji Lane menjadikan tempat ini spot favorit wisatawan di Singapura

Suasana di Haji Lane sangat nyaman bagi wisatawan. Meski banyak cafe dan rumah makan, tak satupun saya lihat sampah berserakan. Sejumlah cafe pun memberlakukan non-smooking area sehingga udara di tempat ini sangat bersih dan nyaman.

Kapan waktu terbaik ke tempat ini? Pagi hari, sore, atau malam adalah waktu yang paling tepat untuk jalan-jalan menyusuri Haji Lane. Hindari tengah hari karena cukup terik. Saat malam, cahaya lampur warna-warni dari cafe-cafe dan toko di Haji Lane menambah cantik kawasan ini.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Cinta Terlarang Di Balik Pesona Tangkuban Perahu

Menuju Haji Lane

Cara paling mudah menuju Haji Lane dengan transportasi umum adalah naik MRT dan turun di Stasiun Bugis. Kemudian keluar menuju arah Rafles Hospital dan jalan kaki ke arah perempatan yang menuju Masjid Sultan dan Arab Street. Dari pintu keluar Masjid Sultan terlihat Bussorah Street yang di ujungnya terletak Haji Lane.

Saat sudah sampai di sana, puasi-puasin deh untuk jeprat-jepret foto yang Instagramable. Jangan lupa juga untuk icip-icip makanan di sana.



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE