Grojogan Sewu Jadi Saksi Kisah Mahabarata | Breaktime
Grojogan Sewu Jadi Saksi Kisah Mahabarata
01.08.2017

Nama Kulon Progo kini semakin termahsyur di telinga para wisatawan lokal maupun internasional. Kulon Progo adalah sebuah kabupaten yang ada di Yogyakarta. Kulon Progo mungkin akan semakin melanglang buana, karena menawarkan sederet destinasi wisata dengan landscape alam yang sangat indah.

Salah satu yang paling terkenal di Kulon Progo adalah wisata alam Kalibiru. Dari sana B’timers bisa menikmati luasnya Waduk Sermo dari atas ketinggian. Buat Anda yang suka memacu adrenalin, bisa coba sensasi deg-degan foto di atas pohon pinus. Bisa ngebayangin, kan? Ini juga bisa jadi koleksi feed Instagram yang kekinian. 

Grojogan Sewu Jadi Saksi Kisah Mahabarata | Breaktime
Air Terjun Grojogan Sewu, tempat pertapaan Baladewa (tempatwisatajogja.net)
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Usir Roh Jahat Dengan Kopi Hanya Di Ethiopia!

Wisata ketinggian lainnya juga bisa Anda nikmati di Puncak Suroloyo. Kalau dapat cuaca yang bagus, Anda bisa memandang lepas empat gunung sekaligus, yaitu Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, dan Gunung Merbabu. Datang ke sana pas pagi hari saja, traveler. Anda bisa menikmati hangat dan indahnya sunrise Yogyakarta.

Adventure lovers juga bisa menikmati kesejukan lainnya selain dari ketinggian. Yup, apalagi kalau bukan air terjun. Kulon Progo juga punya air terjun, yang diberi nama Grojogan Sewu. Kalau Anda sedang liburan ke Jogja, harus banget mampir ke tempat yang satu ini. Selain memberikan keindahan pedalaman hutan, Grojogan Sewu juga menyimpan kisah yang tak disangka.

Air terjun ini terbilang masih sangat alami dan asri. Nuansa sekitarnya pun juga sangat menyatu dengan alam. Konon, berdasarkan kisah turun-temurun, Grojogan Sewu masih memiliki kaitan yang sangat erat dengan legenda pewayangan Mahabarata.

Grojogan Sewu Jadi Saksi Kisah Mahabarata | Breaktime
Perang Baratayuda
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Mengenal Sosok Maestro di Balik Tarian Bali

Grojogan Sewu berlokasi di Dusun Beteng, Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. Menurut legenda masyarakat, air terjun ini dulu menjadi tempat pertapaan Prabu Baladewa. Sang Prabu bertapa ketika dirinya berperang dengan Baratayuda.

Menurut informasi juga, konon Prabu Kresnalah, yang merupakan adik dari Prabu Baladewala, yang memintanya untuk bertapa di Grojogan Sewu. Alasan mengapa Kresna meminta Baladewa, agar kakaknya itu tidak ikut dalam perang.

Kresna berpikir, suara gemuruh yang dihasilkan oleh air terjun dengan ketinggian 15 meter itulah yang mampu meredam suara peperangan Baratayuda. Alhasil, taktik Kresna itupun berhasil. Riuhnya gemuruh air terjun Grojogan Sewu terbukti mampu meredam suara peperangan.

Grojogan Sewu Jadi Saksi Kisah Mahabarata | Breaktime
Air Terjun Grojogan Sewu Lumajang (malang-guidance.com)
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ada Apa Dengan Rumah Adat Krong Bade Aceh?

Ketika perang Baratayuda pecah, Baladewa tetap bertapa dan tak mendengar apapun. Nah, hingga saat ini cerita tersebut dipercaya oleh masyarakat sekitar. Bahkan mereka juga menyebutkan ada sebuah goa di sekitar air terjun yang disebut dengan Goa Pleret. Konon, di situlah Baladewa bertapa.

Kisah pewayangan Mahabarata pun terus melekat dengan air terjun yang satu ini. Namun, ada hal unik lainnya. Nama Grojogan Sewu ini nggak hanya ada di Kulon Progo. Di beberapa kota lain di Pulau Jawa juga ada. Sebut saja Kota Malang dan Kota Lumajang yang ada di Jawa Timur. Pesona air terjun Grojogan Sewu yang ada di Malang dan Lumayang nggak kalah eksotisnya. Nggak percaya? B’timers bisa cari tahu di artikel lainnya, deh.



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE