Geliat Pariwisata Vietnam Kini Kejar Indonesia | Breaktime
Geliat Pariwisata Vietnam Kini Mulai Kejar Indonesia
09.06.2016

Kawasan Asia Tenggara dikenal sangat kaya dengan keragaman budaya dan keindahan alam yang menjadi daya tarik wisatawan asing berkunjung ke negara-negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan tentu saja Indonesia.

Thailand, Malaysia, dan Indonesia selama ini menjadi negara dengan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tertinggi di Asia Tenggara. Namun dominasi tiga negara tersebut mulai ditekan oleh Vietnam.

Memasuki akhir semester pertama tahun 2016, industri pariwisata Vietnam terus menggeliat dan menunjukkan peningkatan kunjungan wisman yang cukup signifikan. Selama bulan Mei, tercatat 757.244 wisatawan manca yang berkunjung ke negara paling timur di kawasan Indochina yang sempat hancur akibat perang pada tahun 1970-an ini.

Geliat Pariwisata Vietnam Kini Kejar Indonesia | Breaktime
Wisatawan menikmati pemandangan alam dan aktivitas cruise di Halong Bay

Data terbaru dari Administrasi Nasional Pariwisata Vietnam (VNAT) yang dilansir Travel Daily Media menunjukkan bahwa terjadi kenaikan kunjungan wisman sebanyak 20% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Kunjungan wisman terbanyak ke Vietnam datang dari Tiongkok (China) dengan total 1,01 juta wisman hingga Mei 2016, atau naik 44,4 % per tahun. Wisman terbanyak kedua datang dari Korea Selatan sejumlah 631.263 wisatawan atau naik 37.7%. Total, wisatawan China dan Korsel menyumbang lebih dari 40% wisman ke Vietnam selama periode Januari sampai Mei 2016.

Selain dua negara tersebut, negara lain yang menjadi penyumbang wisman terbesar ke Vietnam adalah Jepang dengan jumlah 301.747 wisman atau naik 11,7 persen, kemudian Amerika Serikat meraup 245.557 atau naik 14,0 %, disusul Taiwan 201.960 naik 15,2 persen, Rusia 180.219 naik 23,3 % dan Malaysia mencapai 163.527 naik 18,4 %.

Geliat Pariwisata Vietnam Kini Kejar Indonesia | Breaktime
One Pillar Pagoda di Hanoi, salah satu destinasi wisata budaya dan religi di Vietnam

Mayoritas wisman datang ke Vietnam melalui jalur udara dengan jumlah yang meroket tajam dalam lima bulan pertama di 2016, yakni mencapai 3,29 juta wisatawan atau naik 22,2% dari tahun sebelumnya.

Untuk tahun 2016 ini, Vietnam mematok target jumlah kunjungan wisman mencapai 9,5 juta wisatawan, yang berarti mengalami kenaikan sekitar 2,5 juta wisman dari total kunjungan 7,94 juta wisman di 2015.

Pertumbuhan industri pariwisata Vietnam yang cukup signifikan ini -terutama dari jumlah kunjungan wisman- bertolak belakang dengan Indonesia yang mengalami penurunan jumlah kunjungan wisman.

Geliat Pariwisata Vietnam Kini Kejar Indonesia | Breaktime
Wisatawan asing di Kawah Gunung Ijen, Jawa Timur

Badan Pusat Statistik (BPS) dilansir dari Antara menyatakan bahwa jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada April 2016 tercatat sebanyak 901.095 kunjungan atau mengalami penurunan sebesar 1,52 persen dari bulan sebelumnya (Maret) sebanyak 915.019 kunjungan.

Meski secara month to month mengalami penurunan, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia naik sebesar 12,37 persen dari tahun sebelumnya. Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 3,52 juta kunjungan atau naik 7,51 persen dari tahun 2015.

Lima besar kunjungan wisman ke Indonesia terbanyak berasal dari Singapura yang mencapai 139.850 orang, diikuti Malaysia sebanyak 120.476 kunjungan, Tiongkok 107.050 kunjungan, Australia 96.687 kunjungan dan Jepang 45.866 kunjungan.

Pada periode yang hampir sama, jumlah kunjungan wisman Indonesia (3,52 juta wisman) kini hampir disusul oleh Vietnam (3,29 juta wisman). (ZA)

Share This Article