Filosofi Di Balik Simbol Cicak Dan Payudara | Breaktime
Filosofi Di Balik Simbol Cicak Dan Payudara
03.05.2017

Membahas tentang adat dan budaya Indonesia rasanya tak akan pernah ada habisnya. Bagaimana tidak, wilayah yang ada di bumi Ibu Pertiwi ini sangat banyak. Masing-masing wilayahnya pun punya adat dan budaya yang berbeda-beda dan tak hanya satu. Jadi, ada banyak hal yang bisa diulas lebih dalam. Seperti salah satunya adalah Suku Batak. Suku khas Sumatera Utara ini memiliki ragam kebudayaan dan tradisi yang tak sembarangan.

Setiap tradisi mereka memilik makna filosofis yang sangat dalam. Bahkan dalam setiap sudut rumah adatnya pun juga memiliki makna. Jika Anda traveling ke Huta Siallagan, Ambarita, Kecamatan Simaindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara Anda akan melihat rumah-rumah adat yang masih terjaga dengan baik.

Baca juga : FAKTA MENARIK DI BALIK SEJARAH HARI BURUH 1 MEI!

Terdapat sebuah ornamen cicak yang juga akan Anda lihat di Tugu Perbatasan Kota Pematang Siantar ketika menuju Pulau Samosir. Mungkin Anda tidak akan terlalu mempedulikan ornamen tersebut. Tapi bagi para traveler yang ingin belajar budaya, hal ini sangat penting dan menarik. Nah, yang lebih menarik dari ornamen cicak di rumah adat tersebut, tepat di depan cicak tersebut terdapat empat buah bola-bola yang ternyata itu adalah payudara.

Sebelum Breaktime mengajak Anda untuk mencari tahu tentang filosofi di balik cicak dan empat payudara, mari kita kenali dulu bagaimana rumah adat Huta Siallagan. Huta sendiri adalah sebuah kampung tradisional Suku Batak yang dikelilingi oleh benteng dan pohon bambu. Nah, benteng tersebut digunakan untuk menghalangi musuh yang ingin masuk ke dalam kampung. Huta sendiri hanya memiliki satu pintu gerbang. Huta sendiri artinya dalam Bahasa Indonesia adalah kampung dengan warga yang memiliki marga Siallagan.

Filosofi Di Balik Simbol Cicak Dan Payudara | Breaktime
Simbol cicak dan empat payudara (nationalgeographic.co.id)

Baca juga : INI ALASAN MENGAPA CAMPING BISA MENGUBAH HIDUP!

Ketika memasuki Huta Siallagan, Anda masih akan menemui beberapa rumah tradisional yang disebut dengan ”bolon“ dan ada juga lumbung yang disebut dengan “sopo“. Untuk letak bolon dan sopo ini saling berhadapan dan dipisahkan dengan halaman yang luas untuk tempat warga yang berkegiatan. Bahkan salah satu rumah bolon yang ada di sana dijadikan sebagai museum. Di museum inilah Anda akan menemui ornamen cicak yang menghadap empat payudara.

Setelah mengenal bagaimana Huta Siallagan, it’s time to know makna dari simbol yang membuat orang-orang penasaran. Ternyata simbol cicak tersebut berarti hewan yang bisa hidup dimana saja dan mudah beradaptasi. Maksudnya adalah generasi Batak yang akan keluar daerah untuk mencari peruntungan harus bisa hidup dimana saja dan mudah beradaptasi dengan orang-orang baru.

Baca juga : ADA HAL MENGEJUTKAN DI BALIK TRADISI ULANG TAHUN

Lalu bagaimana dengan simbol keempat payudara tersebut? Untuk empat payudara yang tepat berada di depan kepala cicak melambangkan kesuburan. Mengapa menghadap pada cicak? Cicak yang melambangkan generasi Batak yang akan keluar kampung harus ingat ibunya yang telah melahirkan dan juga harus ingat kampung halamnnya, tempat dimana ia dibesarkan.

Wah, mengerti makna sebuah simbol yang ada di satu rumah adat memang sangat menyenangkan, ya. Itu juga bisa menjadi pelajaran kita semua, bukan hanya untuk orang Batak bahwa ketika berada di perantauan harus bisa bertahan hidup dan tetap ingat pada keluarga maupun kampung halamannya. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE